Hindun
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MINAT MASYARAKAT DALAM MELANJUTKAN PENDIDIKAN ANAK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Reni; Hindun
Islamic Education Studies : an Indonesia Journal Vol. 1 No. 2 (2018): Islamic Education Studies: An Indonesian Journal
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/ies.v1i2.67

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini di latar belakangi oleh banyaknya orang tua yang berminat melanjutkan pendidikan anaknya di sekolah menengah pertama negeri 7 kelurahan tanjung solok kecamatan kuala jambi kabupaten tanjung jabung timur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi sekolah menengah pertama negeri 7, untuk mengetahui faktor pendukung minat orang tua dalam melanjutkan pendidikan anak di sekolah menengah pertama negeri 7, dan untuk mengetahui hasil yang dicapai siswa dalam melanjutkan pendidikan anak di sekolah menengah pertama negeri 7 kelurahan tanjung solok kecamatan kuala jambi kabupaten tanjung jabung timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan pendekatan kualitatif, sebagai upaya untuk memberikan jawaban atas permasaalahan yang dibentangkan. Pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari orang tua, kepala sekolah, guru dan siswa. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi.Berdasarkan hasil temuan penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: kondisi sekolah menengah pertama negeri 7 sudah sangat baik, dari tahun ke tahun sudah banyak perubahan dan peningkatan yang terjadi di sekolah menengah pertama negeri 7, selain kondisi fasilitas juga merupakan faktor pendukung yang menjadi minat oran tua dalam melanjutkan pendidikan anaknya disana. Tidak hanya itu, sekolah menengah pertama negeri 7 juga sudah ter akreditasi A serta memiliki guru-guru yang berkompeten dan mempunyai sarana dan prasarana yang lengkap. Selain daripada itu, setiap sekolah pasti memiliki hasil yang hendak dicapai, begitu pula dengan sekolah menengah pertama negeri 7. Tak sedikit siswa yang melanjutkan pendidikan disana dengan tujuan untuk menuntut ilmu dan berharap bisa meneruskan ke sekolah menengah atas unggulan di luar kuala jambi. Namun ada juga beberapa anak untuk tetap memilih melanjutkan pendidikan sekolah menengah atas nya di kuala jambi. Kata Kunci: Minat, pendidikan anak
Implementation of diferrentiated instruction in improving students’ learning outcomes in aqidah akhlaq at Tarbiyah Mazniyah Islamic Junior high school, Jambi city Duta Anggoro; Hindun
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 24 No. 1 (2026): Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/alqodiri.v24i1.28

Abstract

This study is motivated by the low learning outcomes of students in the Aqidah Akhlak subject, which are associated with limited variation in teaching methods, low student engagement, lack of concentration, passive participation, and decreased motivation to learn. These conditions indicate the need for a more adaptive and student-centered learning approach. Therefore, this study aims to analyze the implementation of differentiated instruction in improving students’ learning outcomes in Aqidah Akhlak learning. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design using the Kemmis and McTaggart model, which consists of four stages: planning, acting, observing, and reflecting, conducted in two cycles with 33 Grade VIII students at Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Mazniyah Jambi. Data were collected through observation, interviews, and tests, and analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The results showed a significant improvement in students’ learning outcomes, as indicated by the increase in mastery levels from 55% (18 students) in the pre-cycle to 67% (22 students) in Cycle I, and reaching 100% (33 students) in Cycle II. In addition, student engagement and participation improved during the learning process. These findings indicate that differentiated instruction is effective in improving both learning outcomes and student engagement, and is relevant to be implemented in Aqidah Akhlak learning within the framework of student-centered education