Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan Environmental Risk, Social Risk, dan Governance Risk dalam membedakan perusahaan yang termasuk ke dalam kategori ESG Risk Score rendah, sedang, dan tinggi, serta mengidentifikasi dimensi ESG yang paling berpengaruh terhadap klasifikasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Analisis Diskriminan Multivariat terhadap data sekunder cross-sectional tahun 2024 yang diperoleh dari Sustainalytics dengan sampel sebanyak 32 perusahaan. ESG Risk Score digunakan sebagai variabel dependen kategorikal, sedangkan Environmental Risk Score, Social Risk Score, dan Governance Risk Score sebagai variabel prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi diskriminan pertama mampu menjelaskan 99,9% variasi antar kelompok (canonical correlation = 0,908; Wilks' Lambda = 0,175; p < 0,001). Environmental Risk Score menjadi pembeda paling dominan (1,258), diikuti Social Risk Score (0,919) dan Governance Risk Score (0,525). Model mampu mengklasifikasikan 96,9% observasi secara benar, yang menunjukkan tingkat akurasi klasifikasi yang sangat tinggi. Temuan ini membuktikan bahwa pembentukan kategori risiko ESG tidak dipengaruhi secara proporsional oleh ketiga dimensi ESG, melainkan didominasi oleh dimensi lingkungan. Penelitian ini memperkaya literatur ESG melalui pendekatan klasifikasi multivariat serta memberikan implikasi praktis bagi investor dan manajemen perusahaan dalam penilaian risiko ESG.