Sukardi Sukardi
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UNSUR MAKNA DALAM KUMPULAN PUISI “ADA NAMA YANG ABADI DI HATI TAPI TAK BISA DINIKAHI” KARYA MAMAN SUHERMAN Isnaeni Nurul Fiqriyah; Sukardi Sukardi
SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/sastranesia.v11i2.3014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna semantik yang terdapat pada kumpulan puisi Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi karya Maman Suherman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tekstual di dalam kumpulan puisi Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi karya Maman Suherman melalui studi literatur. Kemudian, data dianalisis melalui reduksi data (memilih kata yang mempunyai makna sesuai dengan makna yang akan dianalisis), penyajian data (disajikan dalam bentuk narasi), dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Kumpulan puisi Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi karya Maman Suherman berkisah tentang ungkapan kata untuk seseorang yang tak bisa digapai. Berdasarkan temuan penelitian terdapat makna leksikal, makna gramatikal, makna referensial, makna nonreferensial, dan makna kias. Makna semantik yang banyak ditemui yakni makna gramatikal. Hal tersebut dikarenakan penulis memakai kata yang berubah-ubah sebab mengalami pemajemukan, pengulangan, pengimbuhan, yang disesuaikan menurut tanda bahasa.
DISKRIMINASI GENDER DALAM BELENGGU BUDAYA PATRIARKI PADA NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO Hana Ghina Fauziyyah; Sukardi Sukardi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i2.18297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo dengan rumusan masalah analisis bentuk diskriminasi gender dalam belenggu budaya patriarki pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  kualitatif  untuk mengumpulkan data dan menganalisis data. Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam memaparkan fakta-fakta sosial dalam realitas budaya masyarakat Sumba, yaitu Yappa Mawine atau kawin tangkap. Pemasalahan adat dalam kuasa yang dimiliki laki-laki dan didukung oleh masyarakat patriarki membuat perempuan tidak bisa melakukan perlawanan. Hal tersebut digambarkan secara jelas oleh Dian Purnomo. Kekhawatiran Dian Purnomo terhadap kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Sumba. Budaya yang melindungi kekerasan tersebut akan melanggengkan dan menormalisasi peristiwa-peristiwa kekerasan. Hasil dari analisis bentuk diskriminasi  gender dalam belenggu budaya patriarki pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo menurut teori Fakih, sesuai 5 komponen, yakni: 1) marginalisasi, ditemukan 5 kutipan dalam novel tersebut,  2) subordinasi, ditemukan 6 kutipan dalam novel tersebut, 3) stereotipe, ditemukan 9 kutipan dalam novel tersebut, 4) kekerasan, ditemukan 11 kutipan dalam novel tersebut, 5) beban kerja, ditemukan 4 kutipan dalam novel tersebut.