Ismalia Husna
Departemen Parasitologi, Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NEKROLISIS EPIDERMAL TOKSIK DENGAN INFEKSI HIV STADIUM IV : LAPORAN KASUS Sissy Sissy; Novita Indah Permatasari; Zahwa Arsy Azzahra; Ismalia Husna
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i5.10162

Abstract

Abstrak: Nekrolisis Epidermal Toksik Dengan Infeksi HIV Stadium IV:Laporan Kasus. Nekrolisis epidermal toksik (NET) adalah suatu reaksimukokutaneus yang disebabkan oleh obat. Reaksi ini bersifat akut dan dapatmengancam jiwa yang ditandai dengan adanya nekrosis berat dan pelepasanepidermis. Berikut dilaporkan satu kasus seorang laki-laki 31 tahun dengan luaspermukaan tubuh yang terlibat berupa purpura disertai adanya skin detachmentdengan luas permukaan tubuh yang terlibat sebesar 36% serta adanya keterlibatantiga lesi pada membran mukosa yaitu pada mukosa mata, bibir dan kelamin dengangejala prodromal berupa demam sebelum timbulnya lesi dan didapatkan tandaNikolsky (+), antibodi HIV dengan hasil reaktif sehingga diadaptkan diagnosisnekrolisis epidermal toksik dengan infeksi HIV stadium IV. Pada kasus, penderitamendapatkan terapi berupa eliminasi obat yang dicurigai, pemberian deksametason10 mg-10 mg-10 mg intravena yang diturunkan hingga menjadi metilprednisolonsediaan oral 16 mg tiap 12 jam dalam waktu 14 hari, dan dua hari kemudianditurunkan kembali dosisnya diberikan konseling informasi dan edukasi (KIE).