Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Lumbosacral Radiculopathy: A Case Report Christianty Sugiarto; Amadea Jovita Miko Faustin; Hizkia; Leonardo Lionggono; Rickson Cuandre; Tria Ananda Putri
Medical Clinical Update Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Rumah Sakit Unggul Karsa Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumbar radiculopathy is a pathological process involving the lumbar radial nerve, especially theL5 and S1 radial nerve. This condition involved any cause of spinal nerve irritation, such as degenerative conditions of the spine, trauma, infection, tumors, and vascular abnormalities and manifestas radicular symptoms. Lumbosacral radiculopathy is a clinical diagnosis used to describe neurological symptoms due to secondary causes either mechanical and/or inflammatory involving oneof the lumbosacral nerve roots. At the age of 50 years and above, degenerative changes in thespine are the most causes of lumbar radiculopathy
GAMBARAN HYGIENE SANITASI PENGELOLAAN MAKANAN DI RUMAH SAKIT UMUM YARSI PONTIANAK Tria Ananda Putri; Salbiah Kastari; Yulia
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 5 No 01 (2026): Jurnal of Environmental Health and Sanitation Technology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v5i01.474

Abstract

Pengelolaan makanan di rumah sakit berperan penting dalam mendukung kesembuhan pasien. Pelayanan yang tidak memenuhi standar hygiene dan sanitasi dapat menimbulkan food borne disease. Penelitian ini bertujuan menggambarkan hygiene sanitasi pengelolaan makanan di RSU Yarsi Pontianak. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan observasional melalui observasi dan wawancara berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Aspek yang diteliti meliputi pemilihan, penyimpanan bahan makanan, pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, penyajian serta personal hygiene penjamah. Hasil menunjukkan sebagian besar aspek telah memenuhi syarat: pemilihan bahan makanan (100%), penyimpanan (85%), pengolahan (94%), penyimpanan makanan matang (100%), pengangkutan (100%), penyajian(100%), dan personal hygiene (98%). Kesimpulannya, pengelolaan makanan di RSU Yarsi Pontianak secara umum sudah memenuhi standar hygiene dan sanitasi. Diharapkan rumah sakit mempertahankan praktik yang baik dan meningkatkan pengendalian vektor, penyimpanan bahan kering, ventilasi ruang pengolahan, sertifikasi halal, serta kebersihan penjamah makanan.