Awad
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Hijrah Martapura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NASIONALISME INDONESIA DI ERA GLOBALISASI: TRANSFORMASI NASIONALISME HISTORIS MENUJU NASIONALISME KOSMOPOLITAN Awad; Mahridawati
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 2 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i2.2254

Abstract

Globalisasi dan mobilitas transnasional telah menghadirkan dinamika baru dalam pemaknaan nasionalisme di Indonesia. Fenomena viral di media sosial mengenai seorang warga negara Indonesia penerima beasiswa LPDP yang mengungkapkan kebanggaannya ketika anaknya memperoleh kewarganegaraan asing memicu perdebatan publik mengenai batas-batas dan makna nasionalisme di era global. Peristiwa tersebut menunjukkan adanya ketegangan antara nasionalisme yang berakar pada sejarah perjuangan bangsa dengan orientasi identitas yang semakin bersifat kosmopolitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi konseptual nasionalisme Indonesia dari bentuk nasionalisme historis menuju nasionalisme kosmopolitan dalam konteks globalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana terhadap pemberitaan media dan diskursus publik di media sosial, serta studi kepustakaan mengenai teori nasionalisme dan globalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi, mobilitas pendidikan internasional, dan terbentuknya komunitas diaspora telah mendorong lahirnya bentuk nasionalisme yang lebih cair (fluid), di mana identitas nasional tidak lagi selalu dipahami secara eksklusif, melainkan dapat berdampingan dengan identitas global. Temuan ini mengindikasikan bahwa nasionalisme Indonesia sedang mengalami proses reinterpretasi, dari nasionalisme yang bersifat historis dan teritorial menuju orientasi yang lebih kosmopolitan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya redefinisi konseptual nasionalisme yang adaptif terhadap dinamika global tanpa mengabaikan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi utama identitas nasional.