Juandiarta Imanuel, Prija Djatmika, Fines Fatimah Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No. 169 Malang e-mail: jim.juandiartabangun@gmail.com Abstrak Dissenting opinion merupakan pendapat yang berbeda dengan apa yang diputuskan dan dikemukakan oleh satu atau lebih hakim yang memutus perkara merupakan satu kesatuan dengan putusan itu, karena hakim itu kalah suara atau merupakan suara minoritas hakim dalam sebuah majelis hakim. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui latar belakang Hakim sehingga melakukan dissenting opinion dan implikasi yang terjadi atas dissenting opinion yang dilakukan oleh seorang Hakim ketika mengeluarkan pertimbangan dan putusan di dalam suatu perkara. Model penelitian yang digunakan dalam penulisan ini merupakan model penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan metode meneliti bahan pustaka, penelitian reka cipta hukum positif dan penelitian terhadap pengaturan hukum. Hakim yang melakukan dissenting opinion berpendapat bahwa terdakwa haruslah dipidana karena memenuhi rumusan pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan JO Pasal 55 berbeda dengan para Hakim yang lain yang berpendapat bahwa terdakwa harus lepas dari segala tuntuan hukum karena tindakan yang terdakwa lakukan masih terikat dengan perjanjian. Kata Kunci: dissenting opinion, tindak pidana penipuan Abstract Dissenting opinions refer to views different from what has been delivered as a verdict by one or more judges departing from the minority opinion in the panel of judges. This research aims to investigate the reasons behind these dissenting opinions and the implication of the dissenting opinions made by judges when considerations of the judges were made. This research employed a normative method involving library research, the invention of positive law, and studies regarding laws and regulations. On one hand, the first opinion implies that the defendant had to be sentenced over fraud simply because this crime has met the elements outlined in Article 378 of the Penal Code in conjunction with Article 55. On the other hand, the other decision implies that the defendant concerned had to be acquitted of all charges because the conduct committed by the defendant was still under the scope of the agreement made. Keywords: dissenting opinion, crime of fraud