Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMASARAN PADI ( Oryza sativa L.) DI KABUPATEN PATI Akbar Nugroho; Ignatius Suprih Sudrajat; Susi Widiatmi
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran dan lembaga pemasaran padi serta faktor yang mempengaruhi margin pemasaran padi di Kabupaten Pati. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pati pada tahun 2017. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan kriteria tertentu yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Sedangkan metode pengambilan sampel digunakan purposif sampling untuk sampel kecamatan, simple random sampling  untuk sampel desa dan petani serta snowball sampling untuk sampel pedagang dengan jumlah petani sampel 60 orang dan pedagang 23 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi berganda dan Uji F statistik. Dari hasil penelitan menunjukkan bahwa terdapat lima lembaga dan lima saluran pemasaran padi di Kabupaten Pati, yaitu (I) produsen – Pedagang Pengepul- Pedagang Besar- Pedagang Pengecer - Konsumen Akhir, (II) Produsen – Pedagang penebas – Pedagang pengecer – Konsumen Akhir, (III) Produsen – Pedagang Penebas – Pedagang Besar – Pedagang Pengecer – Konsumen Akhir, (IV) Produsen – Pedagang Penebas – Pedagang Pengepul – Pedagang Besar – Pedagang Pengecer – Konsumen Akhir, (V) Produsen – Pedagang Penebas – dijual keluar kota. Margin Pemasaran yang dihasilkan menyebar tidak merata yaitu pada saluran 1 sebesar Rp.6.345,-, saluran 2 Rp.6.375,- , saluran 3 sebesar Rp.6.489,- saluran 4 sebesar Rp.7.043,- dan pada saluran 5 margin pemasaran tidak dapat diketahui karena dijual ke luar kabupaten. Sedangkan hasil analisis menggunakan uji F statistik menunjukan bahwa keseluruhan variabel berpengaruh nyata terhadap margin pemasaran. Nilai koefisien determinasi (R-square atau R2) sebesar 0,417 artinya sebesar 41,7% margin pemasaran di pengaruhi oleh variabel independen yang meliputi harga volume penjualan, harga tingkat produsen, harga tingkat konsumen, biaya pemasaran dan jumlah lembaga pemasaran secara bersama – sama. Sedangkan sisanya 58,3 % dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti dikarenakan pemasaran padi memiliki banyak variabel yang mempengaruhinya. Pengujian secara individual menggunakan uji t statistik menghasilkan bahwa volume penjualan, harga jual produsen, harga ditingkat konsumen, biaya pemasaran dan jumlah lembaga pemasaran secara serempak berpengaruh nyata (signifikan) terhadap variabel dependen harga ditingkat konsumen (X3) dan biaya pemasaran  (X4) secara parsial berpengaruh nyata (signifikan) terhadap variabel dependen.
Pelatihan Membaca Kritis Dengan Media Pembelajaran Cerpen Astari Amalia Putri; Tutut Sumartini; Sinta Oktaviani Safitri; Malika Sharma; Rusti Junia; Riske Nurfardiyanti; Fahira Fahimna; Akbar Nugroho
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v1i4.258

Abstract

Government data shows reading comprehension and analysis level of Indonesian citizens is still very low. As a result, there are many Indonesians who read words as they are without understanding what they mean. This is a concerning fact, as humans grow older, humans should become more accustomed to critical thinking: analyzing something from what is implied. Critical thinking is closely related to critical reading as critical reading means reading while analyzing the text. This critical reading training was offered by our PKM team for Al-Ghozali High School students, Bogor. Our team also found out that those students had more problem: they are not familiar with English even though English is an obligatory language in that boarding school. After considering the problem, two English short stories were chosen for the implementation of this PKM. The training was carried out using presentation activities on critical reading, reading activity, and group discussion, as well as pre-test and post-test. The results show that an in-depth presentation on how to make responds in relation to critical reading and reading short stories in English can foster critical thinking and increase English vocabulary for students.