Siti Zubaedah
UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Batik dan Media Pembelajaran: Upaya Melestarikan Budaya Lokal Dusun Giriloyo Desa Wukirsari Kapanewon Imogiri Bantul Siti Zubaedah; Utami Nur Hidayah
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12, No 1 (2023): Juli 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i1.11315

Abstract

AbstractBatik plays an important role in Indonesia's national identity as a unique tradition. Therefore, it is important to introduce batik to children from an early age to preserve this cultural heritage. This study aims to identify how to introduce batik as a cultural learning tool for children and to understand the cultural elements, community participation, and supporting factors/barriers in introducing batik. This is a descriptive-qualitative study involving batik introducers, managers, guides, and young children. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed through data reduction, presentation, verification, and validation through triangulation. The results showed that introducing batik requires careful planning, implementation, and evaluation. Batik encompasses six universal cultural elements and involves the community in preserving local culture sustainability. The activity was positively received by children and supported by parents, comfortable and safe locations, adequate facilities, and friendly communities. However, some participants arrived late due to pandemic restrictions, and only a few children from each village were able to participate.Keywords: Batik; Early Childhood; Learning Media; Local CultureAbstrakBatik memainkan peran penting dalam identitas nasional Indonesia sebagai tradisi khasnya. Oleh karena itu, penting untuk memperkenalkan batik sejak dini kepada anak-anak agar dapat mempertahankan warisan budaya tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengetahui cara mengenalkan batik sebagai alat pembelajaran budaya bagi anak-anak, serta untuk memahami unsur-unsur budaya, partisipasi masyarakat, dan faktor pendukung dan penghambat dalam memperkenalkan batik. Studi ini merupakan jenis deskriptif-kualitatif yang melibatkan pengantar batik, pengelola, pemandu, dan anak muda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, verifikasi, dan validasi melalui triangulasi. Hasil studi menunjukkan bahwa memperkenalkan batik membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang matang. Batik mencakup enam unsur budaya universal dan melibatkan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal. Kegiatan ini direspons positif oleh anak-anak dan didukung oleh orang tua, lokasi yang nyaman dan aman, sarana dan prasarana yang memadai, serta masyarakat yang ramah. Namun, beberapa peserta datang terlambat karena pembatasan pandemi, dan hanya sedikit anak dari setiap desa yang dapat berpartisipasi.Kata kunci: Batik; Anak Usia Dini; Media Pembelajaran; Budaya Lokal