Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Pengaruh Desain Fasilitas Duduk Di Taman Lansia Banding Terhadap Perilaku Penggunanya lano hapia penta
Jurnal Desain Interior Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j12345678.v8i1.16104

Abstract

Taman Lansia Bandung memiliki 9 jenis fasilitas duduk yang tersebar di penjuru area dengan total sebanyak 57 unit. Keragaman desain fasilitas duduk ini didukung pula oleh lingkungan sekitarnya sebagai sebuah ruang  yang memunculkan aktivitas duduk dengan perilaku yang beragam dan unik. Tujuan penelitian ini menjadi sebuah acuan desain kedepan dalam perancangan fasilitas duduk pada ruang terbuka, untuk dapat menumbuhkan perilaku duduk atau interaksi tertentu. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, melalui kajian fenomena perilaku duduk yang terjadi, kemudian dianalisa melalui pendekatan faktor desain (bentuk-material-antropometri) serta faktor ruang (lantai-dinding-atap). Hasil dari penelitian menyatakan terjadi hubungan sebab akibat antara faktor desain dengan faktor ruang yang menimbulkan perilaku duduk tertentu. Disimpulkan bahwa kedua faktor di atas memunculkan perilaku; 1)duduk anomali; 2)perilaku duduk normal menyendiri; 3) perilaku duduk normal berinteraksi 
Perancangan Ulang Perpustakaan Bandung Creative Hub dengan Pendekatan Psikologi Ruang Steffi Natalia; Lano Hapia Penta; Imelda Astri Rosalin
Rachana Interior Vol. 1 No. 02 (2024): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i02.21

Abstract

Perpustakaan Bandung Creative Hub merupakan salah satu fasilitas yang mendukung kegiatan literasi dan pengembangan kreativitas masyarakat. Namun, desain interior perpustakaan ini masih memiliki beberapa kelemahan yang dapat mengurangi kenyamanan dan efektivitas penggunaannya, seperti sudut tajam yang  dominan digunakan pada bentuk furnitur, pemilihan warna yang gelap dan kebocoran suara pada perpustakaan. Perancangan ulang ini bertujuan untuk merancang ulang interior perpustakaan dengan pendekatan psikologi ruang guna meningkatkan kenyamanan, produktivitas, serta potensi kreativitas pengunjung. Melalui metode penelitian kualitatif yang melibatkan survei lapangan, wawancara, dan studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen desain interior yang mampu mempengaruhi kesejahteraan psikologis dan kognitif pengunjung. Perancangan ulang dilakukan melalui penerapan studi mengenai elemen-elemen interior yang dapat meningkatkan potensi kreativitas. Perancangan ulang ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan estetika perpustakaan, serta memberikan pengalaman yang lebih positif dan inspiratif bagi pengunjung.