Arif Yoga Ali Fianda
Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen,

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROFITABILITAS USAHA TANI: PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI UBI CILEMBU BERDASARKAN TEKNIK PENGAIRANNYA Arif Yoga Ali Fianda
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2023.11.1.26-38

Abstract

Ubi Cilembu menjadi varietas ubi unggulan Jawa Barat yang sudah memiliki sertifikasi pemasaran dan ekspor dari Kementerian Pertanian. Mayoritas petani menjadikan ubi Cilembu sebagai komoditas budi daya utama di Desa Cilembu. Sayangnya, nilai R/C ratio ubi Cilembu masih lebih rendah dibandingkan dengan ubi jalar varietas umum. Selain itu, dibutuhkan penelitian yang mengkaji pendapatan petani ubi Cilembu berdasarkan teknik pengairan yang digunakan untuk memperoleh komparasi profitabilitas yang lebih spesifik. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk (1) mengidentifikasi motivasi petani, (2) menganalisis perbandingan penerimaan usaha tani, (3) menganalisis perbandingan pengeluaran usaha tani, dan (4) menganalisis perbandingan pendapatan dan profitabilitas usaha tani ubi Cilembu berdasarkan teknik pengairannya. Metode deskriptif kuantitatif dan analisis pendapatan usaha tani digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas petani memiliki motivasi kesesuaian lahan, harga komoditas yang tinggi, faktor turun temurun, upaya memenuhi kebutuhan keluarga sebagai alasan dibudi dayakannya ubi Cilembu. Penerimaan total usaha tani ubi Cilembu dengan teknik pengairan sprinkle water diperoleh sebesar Rp126.023.357,00/musim dan petani tadah hujan sebesar Rp85.824.193,00/musim. Pengeluaran total dari kegiatan usaha tani ubi Cilembu dengan teknik sprinkle water diperoleh sebesar Rp78.767.459,00/musim dan Rp73.891.564,00 untuk petani tadah hujan. Analisis pendapatan usaha tani memperoleh kesimpulan bahwa petani sprinkle water memiliki pendapatan lebih tinggi dibandingkan petani tadah hujan. Oleh karena itu, budi daya ubi Cilembu dengan teknik pengairan sprinkle water dipastikan lebih profitable bagi petani.