Ima Hazimah Iskarimah
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Upaya pemanfaatan lahan untuk penghijauan masjid raudlatul jannah di Desa Wangkal Probolinggo Ima Hazimah Iskarimah; Zahida I’tisoma Billah
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v5i1.190

Abstract

Salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis Iingkungan adalah dengan melakukan pelestarian lingkungan, dalam hal ini yakni melakukan penghijauan. Pelestarian lingkungan merupakan sebuah upaya dalam menangani permasalahan yang timbul pada suatu kawasan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan masjid dan sikap gotong royong sesama warga sekitar. Tujuan yang ingin dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah upaya pemanfaatan lahan untuk penghijauan masjid raudlatul jannah dusun sumber cangkelek, desa wangkal, kecamatan gading, kabupaten probolinggo dengan memanfaatkan barang bekas sebagai media utamanya yakni seperti ban mobil yang dirancang menjadi pot bunga, ban motor yang di cat agar lebih berwarna, kemudian botol minuman yang dihias agar terlihat lebih indah dan selanjutnya diisi dengan tanah dan bebatuan.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kelompok 29 KKN PKM UNZAH karena pola pikir dan kurangnya kesadaran masyarakat sekitar masjid tentang upaya ramah lingkungan. Maka dari itu aset-aset seperti salah satu yaitu aset alam, yang berada di halaman Masjid Raudlatul Jannah ini masih kurang maksimal pemanfaatanya. Kegiatan PKM ini menggunakan Pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang terdiri dari 6 tahap yaitu : a) Tahap Discovery, b) Tahap Dream, c) Tahap Design, d) Tahap Destiny, e) Tahap Define dan f) Tahap Refleksi. Hasil kegiatan penghijauan yang telah dilaksanakan di halaman masjid Raudlatul Jannah tersebut mampu berjalan dan terselesaikan dengan baik, hal tersebut dapat dilihat dari cara mahasiswa dalam merawat secara rutin setiap hari mulai dari menambahkan tanah pada pot, menyiraminya, serta memberikan pupuk alami untuk mengantisipasi terserangnya hama dimusim hujan seperti sekarang. Selain itu, partisipasi masyarakat sekitar terutama masyarakat yang berada disekitar Masjid Raudlatul Jannah juga sangat antusias terhadap kegiatan tersebut.
Membangun Kesadaran Legalitas Usaha Melalui Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) Bagi Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Dusun Sumber Cangkelek, Desa Wangkal, Kabupaten Probolinggo Zahida I'tisoma Billah; Ima Hazimah Iskarimah
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v5i1.204

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk menganalisis peran pengabdian pada masyarakat prioritas dan pengaruh internalisasi inovasi, dan perubahan lingkungan eksternal terhadap upaya peningkatan kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu aspek yang sangat penting dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah adanya legalitas usaha. Tujuan yang ingin dicapai dari program pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM Dusun Sumber Cangkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading terkait pembuatan akun dan perizinan usaha secara langsung ke Mal Pelayanan Publik serta memiliki legalitas usaha, dalam hal ini berupa nomor induk berusaha (NIB). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kelompok 29 KKN PKM UNZAH karena kurangnya antusias pengusaha mikro, kecil dan menengah di Dusun Sumber Cangkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB merupakan nomor identitas berusaha yang digunakan oleh pelaku usaha untuk mendapatkan izin usaha dan izin komersial atau operasional. Salah satu aset ekonomi yang masih kurang berkembang di Dusun Sumber Cangkelek ini adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan PKM ini menggunakan Pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang terdiri dari 6 tahap yaitu : a) Tahap Discovery, b) Tahap Dream, c) Tahap Design, d) Tahap Destiny, e) Tahap Define dan f) Tahap Refleksi dalam pengumpulan data sehingga terkumpul 12 UMKM di Desa Wangkal, Kecamatan Gading yang tersebar di beberapa dusun, yaitu Dusun Krajan, Dusun Sumber Cangkelek dan Dusun Kramat.Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu terbitnya Nomor Induk Berusaha (NIB) 2 pelaku UMKM di Dusun Sumber Cangkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading.
Efektivitas Model Pembelajaran Think Talk Write terhadap Keterampilann Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI MA Sunan Ampel Ima Hazimah Iskarimah; Abu Yazid Adnan Quthny; Hemas Haryas Harja Susetya
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 11, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v11i1.21448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keefektifan model pembelajaran Think Talk Write dan Student Team Achievement Devition pada pembelajaran menulis teks eksplanasi. Model Think Talk Write sendiri merupakan sebuah model pembelajaran kooperatif yang memiliki tahapan-tahapan dalam pengaplikasiannya yaitu: tahap berpikir,tahap berbicara dan tahap menulis. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah MA Sunan Ampel Kamalkuning, Krejengan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif berbentuk angket. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan kuisioner. Analisis Data kuantitatif terdiri dari dari tiga tahapan: 1). Tahap uji Normalitas, 2). Tahap Uji Homogenitas dan 3). Tahap uji-t Hipotesis. Hasil penelitian yang didapat sebagai berikut: Adapun hasil uji hipotesis menggunakan bantuan SPSS versi 23 menunjukkan nilai t hitung lebih besar 0,115 daripada t tabel 0,19 dengan taraf signifikan 0,036. Nilai signifikansi lebih kecil 0,05 maka dinyatakan dalam penelitian ini hipotesis  H_1 dan H_(0) ditolak. Berdasarkan penjabaran hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk Write lebih  efektif dibandingkan dengan model pembelajaran Student Team Achievement Devition terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi pada siswa kelas XI MA Sunan Ampel.
Membangun Kesadaran Legalitas Usaha Melalui Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (Nib) Bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Umkm) Dusun Sumber Cangkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo Ima Hazimah Iskarimah; Zahida I’tisoma Billah
Najah: Journal of Research and Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Kalam Nusantara Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Community Service Program (PKM) aims to analyze the role of community service in priority communities and the influence of innovation internalization and external environmental changes on efforts to improve the performance of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). One very important aspect in the development of MSMEs is business legality. The objective of this community service program is to provide assistance to MSME actors in Sumber Cangkelek Hamlet, Wangkal Village, Gading Subdistrict in creating accounts and obtaining business licenses directly at the Public Service Mall and obtaining business legality, in this case in the form of a business identification number (NIB). The community service activity carried out by group 29 of UNZAH's KKN PKM was due to the lack of enthusiasm among micro, small, and medium entrepreneurs in Sumber Cangkelek Hamlet, Wangkal Village, Gading Subdistrict in obtaining a Business Identification Number (NIB). NIB is a business identification number used by business actors to obtain business licenses and commercial or operational permits. One of the economic assets that is still underdeveloped in Sumber Cangkelek Hamlet is micro, small, and medium enterprises (MSMEs). This PKM activity uses the ABCD (Asset-Based Community Development) Approach, which consists of 6 stages, namely: a) Discovery Stage, b) Dream Stage, c) Design Stage, d) Destiny Stage, e) Define Stage, and f) Reflection Stage in data collection, resulting in the collection of 12 MSMEs in Wangkal Village, Gading District, spread across several hamlets, namely Krajan Hamlet, Sumber Cangkelek Hamlet, and Kramat Hamlet. The result of this community service activity was the issuance of Business Identification Numbers (NIB) for two MSME actors in Sumber Cangkelek Hamlet, Wangkal Village, Gading District.