Maghfirotul Hamdiah
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Proses Pelaksanaan Sedekah Jimpitan (Gelas Merah) Di Desa Kaliacar (Sumber Watu) Kec Gading Maghfirotul Hamdiah; Suana Kartika Sari
BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LP3M UNZAH GENGGONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/bahtsuna.v5i1.197

Abstract

Jimpitan merupakan salah satu upaya untuk mengadakan modal bagi kegiatan masyarakat seperti iuran sampah, lampu jalan dan berbagai iuran bersama lainnya. Seiring dengan berkembangnya zaman, beban untuk iuran dalam jumlah besar setiap bulannya dapat diperingan dengan melaksanakan program jimpitan dimana mekanisme dan besaran jumlah iurannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari uang dan beras adalah kebutuhan pokok bagi masyarakat. Sedekah ialah kata yang akrab digunakan dalam sebuah aktivitas sosial. Dalam kehidupan bersedekah perlu dilatih, Hal tersebut tercermin pada masyarakat kaliacar sumber watu yang mana tradisi gelas merah yang terdapat di setiap depan rumahnya yang diisi oleg beras dan uang untuk bersedekah sudah melekat dan menjadi sebuah budaya di kalangan masyarakatnya. Pada penelitian ini kami menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data ialah dengan wawancara dan survei lokasi, yakni Desa kaliacar sumber watu. Tradisi masyarakat kaliacar sumber watu sudah terjadi dari semenjak adanya remas, perjalanan budaya tersebut merupakan aset spiritual yang berkaitan dengan suatu Latihan dalam kedermawanan. Peristiwa-peristiwa yang ada di kehidupan masyarakat kaliacar sumber watu dan tradisi yang melatih untuk mudah bersedekah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyediaan barang publik (fasilitas umum) dapat di wujudkan melalui gotong royong yang tercermin dalam kegiatan jimpitan.
Hasil Pelatihan Digital Marketing Pada Umkm Desa Kaliacar Gading Probolinggo Maghfirotul Hamdiah; Yulida Fithriyatul Maini
Najah: Journal of Research and Community Service Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Kalam Nusantara Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Micro, small and medium enterprises have experienced significant developments from time to time. The business people also produce various types, various products and services. Micro, small and medium enterprises are also one of the breakthroughs to improve the community's economy to achieve adequate living welfare. It is hoped that MSME actors will be able to reduce unemployment in the midst of global economic competition. One example of the existence of UMKM Es Puter Kaliacar is expected to be able to support the economy both individually and as a group by following the trend of the times so that they are always ready to face global competition. One of them is by applying information and communication technology to support its business activities. This activity method uses the ABCD (Asset Based Communities Development) method which is an approach model in community development. This approach emphasizes an inventory of assets in the community that are seen as supporting community empowerment activities. Digital marketing is an information technology product in the form of product promotion activities via the internet. Utilizing digital marketing to support business activities has proven to be able to increase the income of UMKM Kaliacar es puter and able to provide new innovations for makers of Kaliacar es puter products.