Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI AIR TERJUN BATU ROTO - BENGKULU UTARA Aini Anisatus Syahidah; Aprilia Srilestari; Elyshia Retnowati; Rati Perwasi; Arum Puspitasari
Jurnal Pariwisata Prima Vol. 3 No. 2 (2025): September
Publisher : P2PKM Politeknik Pariwisata Prima Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi kewirausahaan pariwisata di Air Terjun Batu Roto, Desa Batu Roto, Bengkulu Utara, yang belum terkelola optimal. Tujuannya adalah merumuskan model pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Air Terjun Batu Roto ideal untuk aktivitas wisata air, khususnya tubing dan arung jeram santai. Diusulkan model bisnis terintegrasi yang melibatkan masyarakat, seperti pembentukan BUMDes atau pokdarwis sebagai pengelola. Peluang usaha konkret yang dapat dikembangkan mencakup lapak kuliner, penyewaan peralatan tubing, dan jasa pemandu wisata. Kesimpulannya, pendekatan kewirausahaan berbasis masyarakat adalah strategi paling efektif untuk meningkatkan pendapatan lokal, membuka lapangan kerja, dan memastikan pelestarian lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan dukungan pemerintah desa dalam hal perizinan, pelatihan, dan pembangunan fasilitas dasar
Pengembangan Pariwisata Berbasis Kewirausahaan melalui Pemberdayaan Masyarakat Lokal di Pantai Tedunan, Seluma Diki Ramadhani; M. Denny Kurnia Putra; M. Andi Abdulrozzaq; Jon Bon Jopi; Arum Puspitasari
Tamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): September : Tamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/tamasya.v2i3.701

Abstract

Tedunan Beach in Seluma Regency, Bengkulu, holds exceptional potential as an ecotourism asset, attributed to its authentic and untouched natural landscape, featuring white sand stretches and a unique mangrove ecosystem. Sustainable tourism development, however, demands active participation and entrepreneurship from the local community, which is key to ensuring the equitable distribution of economic benefits and environmental preservation. This research aims to analyze the current community entrepreneurship models, identify challenges hindering business growth, and formulate strategic opportunities for development. Using a qualitative approach with a case study method, data was collected through in-depth interviews with business actors and community leaders, participant observation, and documentation studies. Findings indicate that community-based businesses have grown organically, albeit on a micro scale, encompassing fresh seafood culinary stalls, tourist hut rentals, and local guide services. Nevertheless, this growth is hampered by fundamental constraints: limited access to formal working capital, minimal promotion hindering market penetration, and a lack of professional training in financial management and tourism service standards. In response, an integrated development model is formulated recommending: increasing human resource capacity through business management and tourism awareness training, facilitating access to capital through partnerships, and strengthening digital-based promotion. In conclusion, Tedunan Beach tourism can be sustainable if supported by a comprehensive empowerment program that not only boosts economic income but also essentially fosters a sense of ownership and community responsibility towards the destination's preservation.