Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DI SEKOLAH SD NEGERI 040508 SARINEMBAH KABUPATEN KARO Korinti Nalsalisa Br Meliala; Monalisa Sinaga; Yakobus Ndona
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 14, No 1: June 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v14i1.45293

Abstract

This study aims to investigate the implementation of democratic values in SD Negeri 040508 Sarinembah, Karo Regency. The research method used is a case study with a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and document analysis. The results showed that the implementation of democratic values in SD Negeri 040508 Sarinembah has been carried out through class deliberation activities, the election of class representatives, joint decision-making, and extracurricular activities involving student participation. The obstacles in implementation include a lack of student understanding and a lack of supervision and evaluation from the school. The study recommends the development of more effective strategies in implementing democratic values in schools.Keyword: Democratic Values, Student Participation, Class Deliberation Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi nilai-nilai demokrasi di SD Negeri 040508 Sarinembah Kabupaten Karo. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai demokrasi di SD Negeri 040508 Sarinembah telah dilakukan melalui kegiatan musyawarah kelas, pemilihan ketua kelas, pengambilan keputusan bersama, dan kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan partisipasi siswa. Kendala dalam implementasi meliputi kurangnya pemahaman siswa dan kurangnya pengawasan dan evaluasi dari pihak sekolah. Penelitian merekomendasikan pengembangan strategi yang lebih efektif dalam implementasi nilai-nilai demokrasi di sekolah.Kata Kunci: Nilai-Nilai Demokrasi, Partisipasi Siswa, Musyawarah Kelas
EFEKTIVITAS MODUL BELAJAR LITERASI DAN NUMERASI TEMA 7 SUBTEMA 1 TERHADAP KOMPETENSI LITERASI NUMERASI SISWA KELAS V SD Monalisa Sinaga
PROCEEDING UMSURABAYA 2023: Prosiding Conference of Elementary Studies (CES) 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas modul belajar literasi numerasi tema 7 subtema 1 terhadap kompetensi literasi numerasi siswa kelas V Sekolah Dasar yang ditinjau dari hasil belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 104208 Cinta Rakyat yang berjumlah 23 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan rancangan one-shot case study atau pemberian treatment diikuti dengan posttest pada suatu kelompok. Data yang digunakan adalah data primer. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah instrument tes dengan bentuk esai. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, kemudian data dianalisis dengan uji normalitas sebagai prasayarat one tailed sample t-test. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan modul belajar literasi numerasi tema 7 subtema 1 efektif digunakan terhadap pembentukan kompetensi literasi numerasi siswa. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil uji t dimana nilai sig. 0,00 < a. 0,05. Hasil uji t tersebut didukung dengan nilai rerata siswa yaitu 84,17 atau lebih besar dari kriteria ketuntasan minimal. Kata Kunci: Modul; Literasi Numerasi; Sekolah Dasar
Analysis of creative thinking ability in implementing the PBM-B3 Model Monalisa Sinaga; Bornok Sinaga; Waminton Rajagukguk
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 1 (2025): Inovasi Kurikulum, February 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v22i1.73719

Abstract

Indonesian students' low creative thinking ability at both international and national levels highlights the need for further efforts to improve the quality of mathematics education in Indonesia. This research aims to describe the level of students' mathematical creative thinking abilities and students' difficulties in completing students' mathematical creative thinking ability tests after implementing the Batak Culture Problem-Based Mathematics Learning model (PBM-B3). This research is a qualitative descriptive research. The subjects of this research were fourth-grade students at SD Negeri 030280 Sidikalang. In contrast, the object of this research was the ability to think creatively in mathematics in applying the PBM-B3 model. The research results indicate that students' mathematical creative thinking abilities improved after implementing the PBM-B3 model compared to conventional methods. Most students fall into the medium category, while very high, high, and low categories represent smaller percentages. Indicator analysis shows fluency in the high category, flexibility and elaboration in the medium category, and originality in the low category. Students in the very high category excelled across all indicators. In contrast, those in the high category faced difficulties with principles, while those in the medium and low categories struggled with principles and procedures.   Abstrak Rendahnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik Indonesia di tingkat internasional maupun nasional menyoroti perlunya upaya lebih lanjut dalam meningkatkan kualitas pendidikan Matematika di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik dan kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan tes kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik setelah pelaksanaan model Pembelajaran Matematika Berdasarkan Masalah Berbasis Budaya Batak (PBM-B3). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 030280 Sidikalang, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kreatif matematis dalam penerapan model PBM-B3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik meningkat setelah penerapan model PBM-B3 dibandingkan pembelajaran konvensional. Sebagian besar peserta didik berada pada kategori sedang, sementara kategori sangat tinggi, tinggi, dan rendah memiliki persentase yang lebih kecil. Analisis indikator menunjukkan kelancaran berada pada kategori tinggi, fleksibilitas dan elaborasi di kategori sedang, serta orisinalitas di kategori rendah. Peserta didik kategori sangat tinggi unggul dalam semua indikator, sedangkan kategori tinggi mengalami kesulitan pada prinsip, dan kategori sedang serta rendah mengalami kesulitan pada prinsip dan prosedur. Kata Kunci: budaya Batak; kemampuan berpikir kreatif; PBM-B3; pembelajaran Matematika berbasis masalah