This Author published in this journals
All Journal Cendekiawan
Dadang
Cunandar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Struktural dan Nilai Pendidikan Karakter Cerita Rakyat Kecamatan Ciwaru Sebagai Alternatif Bahan Ajar Apresiasi Sastra di Sekolah Dasar Dadang
CENDEKIAWAN Vol 5 No 1 (2023): Cendekiawan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/cendekiawan.v5i1.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan cerita rakyat di Kecamatan Ciwaru yang meliputi: (1) struktur cerita rakyat; (2) nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat; dan (3) desain bahan ajar apresiasi sastra berbasis nilai pendidikan karakter. Metode dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu masyarakat yang mengetahui cerita rakyat di setiap desa. Teknik yang digunakan untuk mendapatkan data yaitu teknik wawancara, kuesioner ahli dan dokumentasi. Hasil penelitian : (1) struktur cerita dalam cerita rakyat Kecamatan Ciwaru memiliki keterkaitan dengan keutuhan dan isi materi cerita yang mengandung nilai-nilai yang dapat diserap pembaca.; (2) nilai pendidikan dalam cerita didominasi oleh nilai pendidikan sosial yang dapat ditemukan pada kelima cerita rakyat tersebut, lebih merata dibanding ketiga nilai pendidikan yang dianalisis; dan (3) cerita memiliki resolusi, koda, konflik, dan penyelesaian yang dapat dijadikan bahan ajar kajian struktur cerita rakyat. Relevansi materi ini termuat dalam silabus pembelajaran Bahasa Indonesia di SD kelas V, KD 1.2. Berdasarkan hasil penilaian ahli bahan ajar sastra berbasis karakter memperoleh nilai rata-rata dari ahli materi sebesar 96,25% dikategorikan sangat layak, memperoleh nilai ratarata dari ahli desain sebesar 95,83% dikategorikan sangat layak, dan memperoleh nilai rata-rata dari ahli bahasa sebesar 87,5% dikategorikan sangat layak. Nilai ratarata tingkat kelayakan bahan ajar sastra berbasis karakter yaitu memiliki persentase tingkat kelayakan 93,19% dengan kategori sangat layak. Hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar sastra berbasis karakter layak digunakan dalam proses pembelajaran.