Marzan Sutrismanhulu
Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Paramadina, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Kepemimpinan Fitriansyah Agus Setiawan - Direktur Nasional Pengumpulan Dana Baznas Ade Taryana; Marzan Sutrismanhulu
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 3 No 2 (2023): JUPIN Agustus 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.164

Abstract

Di era virtual saat ini, permasalahan dalam komunikasi kepemimpinan telah menjadi topik yang mendesak dan relevan. Pemimpin di berbagai bidang dan sektor, baik dalam perusahaan, organisasi, maupun pemerintahan, menghadapi tantangan baru dalam membangun komunikasi efektif dengan anggota tim mereka yang tersebar di berbagai lokasi geografis. Salah satu permasalahan utama dalam komunikasi kepemimpinan di era virtual adalah kurangnya interaksi langsung. Jurnal ilmiah ini bertujuan untuk mengevaluasi gaya komunikasi kepemimpinan di BAZNAS dengan menekankan pada salah satu pimpinannya yaitu Fitriansyah Agus Setiawan selaku Direktur Nasional Pengumpulan Dana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Fitriansyah Agus Setiawan, memiliki pendekatan kepemimpinan yang kuat dalam hal komunikasi dan membangun iklim organisasi yang kondusif. Fitriansyah Agus Setiawan memaknai komunikasi sebagai alat penting dalam kepemimpinan, dengan fokus pada kejelasan, ketegasan, dan mendengarkan dengan penuh perhatian. Pendekatan komunikasinya menciptakan hubungan yang kuat antara pemimpin dan anggota tim. Pemimpin memiliki peran penting dalam memaknai komunikasi dalam konteks kepemimpinan. Artikel ini juga membahas tantangan yang dihadapi oleh pemimpin dalam menghadapi pergeseran aktivitas kerja ke ruang virtual. Penelitian ini menyoroti kekhasan komunikasi kepemimpinan laki-laki, yang mencakup gaya komunikasi yang lebih langsung dan tegas. Melalui analisis permasalahan ini, dapat disimpulkan bahwa pemimpin perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang komunikasi dan mampu menghadapi tantangan yang berkaitan dengan pergeseran aktivitas kerja ke ruang virtual.