Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Persepsi Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Di Tanjung Morawa Nurdiana Nurdiana; Yusrizal Yusrizal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi kyalitas pelayanan BPJS Ketenagakerjaan di Tanjung Morawa dan untuk melihat bagaimana peran BPJS Ketenagakerjaan terhadap tenaga kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan tipe data kualitatif dengan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas pelayanan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di kantor cabang Tanjung Morawa menggunakan lima indikator sebagai tolak ukur kualitas pelayanan, yaitu: Reliability (Kehandalan), Responsivenes (Daya Tangkap), Assurance (Jaminan), Tangibles (Bukti Langsung), dan Attention (Perhatian). Peran BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga kerja dengan melaksanakan program jaminan sosial yang meliputi JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), JHT (Jaminan Hari Tua), JKM (Jaminan Kematian), JKP (Jaminan Kehilangan Pekerjaan), dan JP (Jaminan Pensiun).
Determinant Factors of Gojek Drivers' Interest in Using Social Security Administrator Employment in Medan City Nurdiana Nurdiana; Andri Soemitra; Aqwa Naser Daulay
Journal La Sociale Vol. 5 No. 3 (2024): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v5i3.1165

Abstract

The existence of insurance is intended for every individual because every individual has the right to receive guarantees from risks that occur in the future, insurance programs are mandatory for every society. However, it is very unfortunate that there are still many informal workers such as Gojek drivers who do not have life insurance coverage. This research aims to determine the determinant factors of drivers' interest in using Social Security Administrator (BPJS) Employment. The variables used are income, price, information, and service variables which can influence interest in using BPJS Employment. The sample used was 100 respondents. For data processing, researchers are assisted by Smart-PLS. From the test results, the researcher saw that there was a variable influence of income, price and information on interest in using BPJS Employment and the service variable had no positive and significant influence on interest in using BPJS Employment.
Analisis Self-Diagnosis Remaja dan Implikasinya dalam Komunikasi Interpersonal Terhadap Orang Tua Nurdiana Nurdiana; Rubino Rubino
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 9 No. 1 (2024): SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/084372011

Abstract

Self-diagnosis yaitu fenomena dimana seseorang mendiagnosis diri sendiri berdasarkan pengetahuannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan dalam keluarga yang disebabkan oleh self-diagnosis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu penelitian secara langsung ke lapangan dengan teknik wawancara langsung kepada para informan penelitian. Subjek penelitian terdiri dari 4 orang yaitu remaja akhir dan orang tua remaja yang melakukan self-diagnosis. Penelitian dilakukan di Desa Bagan Asahan Pekan. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis domain yang dilakukan mulai dari mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa self-diagnosis menyebabkan kesulitan dalam pertukaran informasi, yang disebabkan oleh keterbatasan pembicaraan terbuka, kesulitan penyesuaian diri, dan tekenan emosional dengan remaja yang mencari dukungan dan pemahaman, sementara orang tua menanggapi dengan beragam perasaan, termasuk kebingungan atau kekhawatiran akan ketidakpastian keakuratan dari self-diagnosis. Akibatnya self-diagnosis menyebabkan ketegangan dan kesulitan dalam komunikasi antara orang tua dan remaja, yang memerlukan upaya bersama untuk meningkatkan keterbukaan dan pemahaman antar anggota keluarga. Temuan ini memberikan wawasan tentang interaksi keluarga yang berkaitan dengan kesehatan mental remaja dan menekankan betapa pentingnya komunikasi interpersonal yang lebih baik untuk mendukung kesejahteraan mental dan memperkuat hubungan keluarga.