Maria Cicilia Pricemarina
Prodi Ilmu Pemerintahan, STPM Santa Ursula

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Pengaruh Implementasi Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Bidang Pendidikan dan Keterampilan di Desa Woloau Kecamatan Maurole Kabupaten Ende Maria Cicilia Pricemarina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berfokus pada masalah faktor-faktor apa yang mempengaruhi implementasi Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga dalam bidang pendidikan dan keterampilan. Penelitian ini berangkat dari fenomena kehidupan masyarakat Desa Woloau dalam proses Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Untuk menganalisis hasil temuan penelitian, peneliti menggunakan Teori Implementasi Kebijakan yang dikemukakan oleh Solichin. Untuk memperoleh data dan menganalisis data yang ada, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian lapangan ditemukan bahwa ada empat (4) faktor-faktor yang mendasar yang mempengaruhi implementasi program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam bidang pendidikan dan keterampilan di Desa Woloau, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende yaitu pertama, faktor komunikasi, faktor sumberdaya, faktor disposisi dan faktor struktur birokrasi. Berdasarkan teori implementasi kebijakan, ke empat (4) faktor tersebut di atas dapat dianalisis sebagai berikut: pertama, faktor komunikasi yang merupakan faktor penting dalam sebuah organisasi karena komunikasi merupakan pertukaran pesan antara dua orang atau lebih. Proses komunikasi yang belum efektif antara ketua pokja II dan pengurus serta sesama pengurusnya sehingga jalinan komunikasi menjadi terhambat dalam melaksanakan programnya. Kedua, faktor sumberdaya yang merupakan potensi yang dimiliki berupa materi atau unsur lain. Pemahaman pengurus atau pengelolah suatu program sangatlah penting dalam menentukan pelaksanaan program,karena sumber daya yang menentukanp keberhasilan implementasi kebijakan. Ketiga, faktor disposisi yang merupakan karakteristik seseorang yang ditunjuk ketika berinteraksi dengan orang lain. Dalam karakteristik menuju tercapainya tujuan-tujuan yang dikehendaki, suatu kebijakan akan berhasil dengan baik dalam implementasinya apabila didukung oleh pengurus pelaksanaannya. Ke empat, faktor struktur birokrasi yang merupakan tatanan birokrasi dalam mengimplementasi program-program yang direncanakan sehingga mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik.