Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara 1) kecerdasan spiritual siswa terhadap prestasi belajar PAI 2) kompetensi kepribadian guru PAI terhadap prestasi belajar PAI 3) kecerdasan spiritual siswa dan kompetensi kepribadian guru PAI terhadap prestasi belajar PAI.Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Data variabel dikumpulkan menggunakan kuisioner serta tes. Uji asumsi meliputi uji keacakan sampel, uji normalitas data, uji linearitas, multikolinearitas dan keberartian regresi. Uji hipotesis meliputi: 1) hubungan antara kecerdasan spiritual siswa terhadap prestasi belajar PAI diuji menggunakan korelasi dan regresi tunggal 2) hubungan kompetensi kepribadian guru PAI terhadap prestasi belajar PAI diuji menggunakan korelasi dan regresi tunggal, 3) hubungan antara kecerdasan spiritual siswa dan kompetensi kepribadian guru pai terhadap prestasi belajar PAI diuji menggunakan korelasi dan regresi ganda. Hasil uji hipotesis menunjukkan 1) Terdapat hubungan antara kecerdasan spiritual siswa terhadap prestasi belajar PAI. Sumbangan kecerdasan spiritual siswa terhadap prestasi belajar PAI adalah 94,8%. Hubungan antara kecerdasan spiritual siswa terhadap prestasi belajar PAI ditunjukkan dengan persamaan regresi Y = 83,359 + 0,974 X1, 2) Terdapat hubungan antara kompetensi kepribadian guru PAI terhadap prestasi belajar PAI. Sumbangan kompetensi kepribadian guru PAI terhadap prestasi belajar PAI adalah 94,9%. Hubungan antara kompetensi kepribadian guru PAI terhadap prestasi belajar PAI ditunjukkan dengan persamaan regresi Y = 64,883 + 0,974 X2, 3) Terdapat hubungan antara kecerdasan spiritual siswa dan kompetensi kepribadian guru PAI terhadap prestasi belajar PAI. Sumbangan kecerdasan spiritual siswa dan kompetensi kepribadian guru PAI terhadap prestasi belajar PAI ditunjukkan dengan persamaan regresi Y = 74,5 + 0,872 X1 + 0,902 X2