This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
MARIA VIKTORIA YUSTA ALUS NIM. A1011191174
Faculty of Law Tanjungpura University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PUTUSAN HUKUMAN MATI TERHADAP TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN ANAK YANG DILAKUKAN OLEH HERRY WIRAWAN (Putusan Pengadilan Tinggi Bandung Nomor:86/PID.SUS/2022/PT.BDG) MARIA VIKTORIA YUSTA ALUS NIM. A1011191174
Jurnal Fatwa Hukum Vol 6, No 3 (2023): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The rape of children committed by a teacher or educator, namely Herry Wirawan against female students,  certainly highlights public attention. This is because the number of victims is dozens of children, up to eight children gave birth. For his actions, the  Public Prosecutor demanded that the defendant be sentenced to death.  However, the Bandung District Court rejected the lawsuit and sentenced Herry Wirawan  to life imprisonment with the  issuance of  Nomor 989/Pid.Sus/2022/Pt.Bdg. According  to the Public Prosecutor, the   sentence was unfair, until it appealed to the Bandung high court, then a panel of judges of the Bandung High Court accepted the appeal and  sentenced Herry Wirawan to death.  With the issuance of the decision, namely Number 86 / PID. SUS/2022/PT. BDG, pro and cons arise among communities and institutions. This study aims to analyze the decision of the Bandung High Court, which is related to decision Number 86 / PID. SUS/2022/PT.BDG, namely  to understand and seek considerations from the panel of judges at  the Bandung High Court who finally accepted the appeal from the Public Prosecutor and sentenced Herry Wirawan to death. The author wants to analyze whether it is fair and can provide benefits for perpetrators and victims.This type of research in writing uses normative methods and analytical descriptive approaches, using the case approach (The Case Approach), with primary and secondary data collection techniques and tertiary data. The data analysis used is evaluation.Based on research that has been conducted by the author that the results of the study are considerations used by judges in deciding rape crimes referring to the legal facts revealed in the trial. The death sentence did not provide individual justice for Herry Wirawan and there was no expediency. Judges hold to the retributive theory which states that criminal purposes as just retribution. That the verdict is not humane and just and civilized and is not the purpose of punishment, but only fulfills the absolute demands of justice. Keywords: Analysis, Rape, Death Penalty, Judge's VerdictABSTRAKPemerkosaan terhadap anak yang dilakukan oleh seorang guru atau pendidik, yaitu Herry Wirawan terhadap santriwati tentunya menyorot perhatian publik. Hal ini dikarenakan jumlah korbannya terdapat belasan anak, hingga delapan orang anak melahirkan. Atas perbuatannya, Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa untuk dihukum mati.  Akan tetapi, Pengadilan Negeri Bandung menolak tuntutan tersebut dan memvonis Herry Wirawan dengan hukuman seumur hidup dengan dikeluarkannya putusan Nomor 989/Pid.Sus/2022/Pt.Bdg. Menurut Jaksa Penuntut Umum hukuman tersebut tidaklah adil, hingga mengajukan banding ke pengadilan tinggi Bandung, kemudian majelis hakim Pengadilan Tinggi Bandung menerima permohonan banding tersebut dan memvonis Herry Wirawan dengan hukuman mati. Dengan dikeluarkannya putusan tersebut yaitu Nomor 86/PID.SUS/2022/PT.BDG, pro dan kontra muncul di antara masyarakat maupun lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis putusan Pengadilan Tinggi Bandung yakni berkaitan dengan putusan Nomor 86/PID.SUS/2022/PT.BDG, yakni untuk memahami dan mencari pertimbangan-pertimbangan dari Majelis hakim pada Pengadilan Tinggi Bandung yang akhirnya menerima banding dari Jaksa Penuntut Umum dan memvonis Herry Wirawan dengan hukuman mati. Serta penulis ingin menganalisa apakah sudah adil dan dapat memberikan manfaat bagi pelaku maupun korban.Jenis penenlitian dalam penulisan ini menggunakan metode normatif dan pendekatan deskriptif analitis, dengan menggunakan pendekatan kasus (The Case Approach)), dengan teknik pengumpulan  data primer, dan sekunder dan data tersier. Adapun analisis data yang digunakan adalah evaluasi.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis bahwa hasil penelitian adalah pertimbangan yang digunakan oleh hakim dalam memutus tindak pidana pemerkosaan mengacu pada fakta-fakta hukum yang diungkapkan dalam persidangan. Putusan hukuman mati tersebut tidak memberikan keadilan secara individual bagi Herry Wirawan dan tidak adanya kemanfaatan. Hakim berpegang pada teori retributif yang menyatakan bahwa tujuan pidana sebagai pembalasan yang adil. Bahwa putusan tersebut tidaklah berperikemanusiaan yang adil dan beradab dan bukan merupakan tujuan dari pemidanaan, melainkan hanya memenuhi tuntutan absolut dari keadilan. Kata Kunci: Analisis, Pemerkosaan, Hukuman Mati, Putusan Hakim