Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Media Komunikasi Online terkait Pelecehan Seksual dalam Chatbot di Telegram Muhammad Hanif Permana; Stefani Koesanto
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v3i1.5447

Abstract

Online communication media has impacts that can influence the audience and also lead them to distorted perceptions and actions. We tried to aim of analyzing the phenomenon of sexual harassment that occurs in online communication tools and chatbot features in telegrams using the uses and gratification theory. This study uses descriptive qualitative research methods to analyze the impact of using media and chatbot features on Telegram. The results of the study presented that the use of social media such as Telegram as a new space has an impact on an individual which will later influence a person's communication in online media. Media komunikasi online memiliki dampak yang dapat mempengaruhi khalyak pengguna sehingga dapat memunculkan persepsi dan tindakan yang menyimpang. Penelitian ini dilakukan bertujan untuk menganalisis fenomena pelecehan seksual yang terjadi dalamalat komunikasi online serta fitur chatbot dalam telegram menggunakan teori uses and gratification. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk menganalisis secara mendalam dampak penggunaan media serta fitur chat bot padatelegram. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan channel Annonymous chatbot telegram sebagai ruang baru dapat memberikan anonimitas dan keamanan bagi pelaku karena kerahasiaan identitasnya tinggi. Fenomena pelecehan seksual terjadi dalam chatbot di telegram dapat diakibatkan oleh karena kurangnya literasi digital serta anonimitas dalam penggunanya.