Yulia Fithriany Rahmah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Pembiayaan Murabahah Bank Umum Syariah 2010-2017 Yulia Fithriany Rahmah
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol 4 No 1 (2023): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi perkembangan perbankan syariah di Indonesia yang masih belum sesuai dengan potensi yang ada dan pencapaian kinerja bank-bank syariah yang belum ideal. Agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai harapan, maka bank-bank syariah dituntut mampu menekan pembiayaan bermasalah agar dapat meningkatkan kinerja keuangannya, dan untuk itu perlu dijelaskan determinan pembiayaan bermasalah, pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perbankan syariah, serta implikasinya terhadap pertumbuhan produk-produk andalannya, khususnya produk pembiayaan murabahah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis-empiris. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dan metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan induktif. Obyek penelitian adalah seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia yang telah beroperasi aktif selama periode penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan kinerja keuangan bank-bank umum syariah, data pertumbuhan ekonomi dan inflasi pada periode tahun 2010 sampai 2017, juga ditunjang dengan data hasil wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan analisis induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Selama periode tahun 2010-2017, telah terjadi pengaruh positif kinerja keuangan Bank Umum Syariah terhadap pertumbuhan produk pembiayaan murabahah. Dari tingkat signifikansi yang diperoleh, variabel kinerja keuangan bank umum syariah telah memberikan kontribusi positif secara signifikan terhadap pertumbuhan produk pembiayaan murabahah. Hal ini menjelaskan bahwa kinerja keuangan sangat penting terus ditingkatkan agar juga mampu mendukung pertumbuhan produk pembiayaan murabahah sebagai produk utama bank-bank umum syariah.
Pengaruh Non Performing Financing Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah 2010-2017 Yulia Fithriany Rahmah
Ecobankers : Journal of Economy and Banking Vol 3 No 1 (2022): Ecobankers : Journal of Economy and Banking
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi perkembangan perbankan syariah di Indonesia agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai harapan, maka bank-bank syariah dituntut mampu menekan pembiayaan bermasalah agar dapat meningkatkan kinerja perlu dijelaskan determinan pembiayaan bermasalah, pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perbankan syariah yang fokus kepada pengaruh Non Performing Financing terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model aplikatif untuk menentukan pengaruh faktor fundamental pengaruh Non Performing Financing terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis-empiris. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dan metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan induktif. Obyek penelitian adalah seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia yang telah beroperasi aktif selama periode penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan kinerja keuangan bank-bank umum syariah periode tahun 2010 sampai 2017, juga ditunjang dengan data hasil wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan analisis induktif. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa selama periode tahun 2010-2017. Pengaruh faktor non performing financing (NPF) terhadap kinerja keuangan bank umum syariah baik secara individual. Pada model pertama, yaitu ROA (return on assets) sebagai ukuran kinerja keuangan bank syariah, selama periode tahun 2010-2017, NPF memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan bank umum syariah (ROA). Pada model kedua, yaitu NOM (net operating margin) sebagai ukuran kinerja keuangan bank umum syariah selama periode tahun 2010-2017, variable NPF memberikan pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja keuangan bank umum syariah yang diukur dengan rasio NOM.Kata Kunci: Bank Syari’ah; Non Perfoeming Financng; Kinerja Keuangan Syari’ah; Indonesia.
Artificial Intelligence in Islamic Family Law: Ethical Challenges and Maqāṣid al-Sharī‘ah Perspectives Nuryamin Nuryamin; Yulia Fihtriany Rahmah; Muhammad Muhammad; Ai Imas Mursyidah Zein
Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 4 No 1 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/mjhki.v4i1.96

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) systems has brought various opportunities as well as challenges in the field of law, including Islamic family law. This research aims to understand how AI systems work and are regulated in presenting the provisions of Islamic family law, as well as analyze their implementation in addressing emerging moral and ethical threats. In addition, this study assesses whether the use of AI in the Islamic family law system is in accordance with or contrary to the principles of maqashid asy-shari'ah. This study uses a qualitative method with a literature study approach. The analysis stages include data collection from secondary sources, data classification, and descriptive-analytical analysis. The results of the study show that the AI system in determining Islamic family law operates by managing data from various legal sources to form a draft answer that has legal certainty. However, there are ethical challenges, such as the potential for algorithm bias, the publication of personal data, automated law enforcement, and an over-reliance on AI. The analysis also shows that the application of AI has the potential to not fully meet the values of maqashid as-shari'ah. The novelty of this research lies in the systematic identification of the impact of the use of AI on compliance with the principle of maqashid as-shari'ah in Islamic family law. The implications of the study emphasize the need for special supervision of the quality of the laws produced by AI to remain in line with sharia principles.