Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA TAMBU, KECAMATAN BALAESANG, KABUPATEN DONGGALA Hasmita Sari; Muhammad Din; Faruq Lamusa
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1161.358 KB) | DOI: 10.59024/jnb.v1i2.95

Abstract

Kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan desa dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Desa Tambu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala. Pelatihan pengelolaan keuangan desa diharapkan mampu menjadi sumber baru atau referensi tambahan bagi masyarakat setempat khususnya aparatur (aparat) desa dalam hal perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan pengelolaan keuangan desa yang transparan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Urgensi pelatihan pengelolaan keuangan desa adalah ketidaktahuan perangkat desa yang maksimal dalam mengelola hingga pertanggungjawaban, sehingga pelatihan pengelolaan keuangan desa sebagai bentuk pengabdian dilakukan dengan tujuan untuk memaksimalkan pengetahuan perangkat desa dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan dapat dilakukan. dilakukan secara maksimal oleh perangkat Desa Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala. Dalam pelaksanaannya, kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber dari tim dosen Universitas Tadulako. Kegiatan pengabdian ini dirancang dalam bentuk pelatihan yang dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi antara narasumber dengan perangkat desa. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam bentuk pelatihan, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan masyarakat setempat dan perangkat desa di Desa Tambu dalam melakukan pengelolaan keuangan hingga pelaporan keuangan desa yang transparan, akuntabel. partisipatif, efektif, dan efisien.
Pemberdayaan Perempuan Sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga Melalui Pelatihan Pembuatan Stik Kelor Petrince Julianingsih; Muhammad Din; Faruq Lamusa
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.501 KB) | DOI: 10.59024/jnb.v1i2.96

Abstract

Perempuan berperan penting dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rumah tangga. Namun kendala seperti ketakutan untuk memulai usaha, kurangnya pemahaman tentang peluang usaha, pengembangan usaha, kurangnya kreativitas wirausaha, dan kurangnya keterampilan dalam memproduksi industri rumah tangga menyebabkan banyak perempuan di Desa Tambu tidak memiliki usaha. Oleh karena itu, penting untuk fokus pada upaya pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi. Artikel ini akan membahas bagaimana memaksimalkan potensi perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi rumah tangga melalui pelatihan pembuatan batang kelor. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menggali dan mengasah kemampuan perempuan serta memberikan dorongan dan motivasi bagi perempuan untuk dapat mandiri menjalankan usaha. Hasil observasi dan analisis mengungkapkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui pelatihan, pendampingan dan pendampingan dapat membantu perempuan memperoleh pendapatan yang lebih baik dan memperkuat posisinya dalam keluarga dan masyarakat. Diharapkan pelatihan yang telah diberikan dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarganya dan mampu mengelola usaha.
Peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Usaha Rumahan Abon Ikan di Desa Tambu Dinnita Azhar Lembah; Muhammad Din; Faruq Lamusa
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v1i2.102

Abstract

The economic conditions in Tambu village cannot be separated from the potential for natural resources that can support the process of improving people's welfare, this can be seen from the area of sea waters in Tambu village. This is what supports the people of Tambu village to make a living as fishermen. The abundant potential is in the form of marine products, namely Katombo fish, the people of Tambu village generally work as fishermen, they get their catch and then sell it directly to the community or to the market without processing the catch they get, lack of public knowledge in innovating the catch they get . Therefore, it is important to increase empowerment to increase the potential and abilities possessed by individuals or communities by producing home-based business products from existing potential, namely processing shredded katombo fish as an effort to utilize fish catches into products that have economic value. So that Tambu Village is an example for other villages in Central Sulawesi, especially Donggala Regency.