Sofiatin Sofiatin
Universitas Muhammadiyah Bogor Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA DALAM NOVEL PARADIGMA KARYA SYAHID MUHAMMAD SEBAGAI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Muhamad Ichsan Nurjam’an; Musaljon Musaljon; Sofiatin Sofiatin; Amri Amri
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 1: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v12i1.2639

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguraikan struktur kepribadian id, ego dan superego pada novel Paradigma karya Syahid Muhammad. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan analisis data kualitatif dengan kajian psikologi sastra teori psikoanalisis Sigmund Freud. Sumber data penelitian ini adalah novel berjudul Paradigma karya Syahid Muhammad. Kalimat yang terdapat dalam sumber data yang terkait dengan psikologi sastra teori psikoanalisis Sigmund Freud menjadi subjek dari penelitian ini. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, ditemukan bahwa terdapat struktur kepribadian pada tokoh Rana, Ola, Anya dan Aldo. Struktur ego dari keempat tokoh memiliki kesamaan seperti pada pengambilan keputusan dari setiap tokoh, penyelesaian masalah yang lebih mengacu pada prinsip realistis. Sedangkan superego, tokoh Rana, Ola, Anya, dan Aldo lebih dominan kepada nilai-nilai moral yang terdapat masyarakat. Hasil penelitian yang membahas mengenai psikologi sastra yang telah dilakukan pada novel ini dapat dijadikan sebagai alternatif untuk pembelajaran menganalisis teks novel berupa unsur intrinsik di sekolah dan nilai-nilai psikologi tokoh.
Dekonstruksi Novel Kabut Dendam Ciayo Indah serta Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Sofiatin Sofiatin; Muhamad Ichsan Nurjam’an; Nur Rajabiyah
Alusi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): Alusi: Kajian Bahasa dan Sastra serta Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/alusi.v2i1.3624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dekonstruksi novel Kabut Dendam karya Ciayo Indah serta implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya kajian dekonstruksi terhadap novel kontemporer Indonesia, khususnya yang bergenre misteri dan thriller, serta kurangnya pemanfaatan hasil kajian tersebut dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Novel Kabut Dendam karya Ciayo Indah dipilih karena memuat konflik sosial, psikologis, dan moral yang kompleks serta sarat dengan nilai-nilai budaya dan religius, sehingga relevan dianalisis menggunakan pendekatan dekonstruksi Jacques Derrida. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi oposisi biner yang terdapat dalam novel Kabut Dendam, (2) mendeskripsikan bentuk dekonstruksi terhadap struktur naratifnya, dan (3) menjelaskan implikasi hasil analisis tersebut terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Datanya berupa kutipan narasi, dialog, dan deskripsi analisis melalui tahapan reduksi, interpretasi, dan penyajian data. Sementara itu, keabsahan datanya diuji menggunakan triangulasi teori dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Kabut Dendam mengandung berbagai oposisi biner seperti kaya–miskin, kuat–lemah, korban–pelaku, tradisi–modernitas, dan logis–mistis. Implikasi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA meliputi pengembangan keterampilan berpikir kritis, kemampuan menafsirkan teks secara multidimensi, dan pemahaman nilai-nilai kehidupan melalui sastra. ABSTRACT This study aims to determine the deconstruction of the novel Kabut Dendam by Ciayo Indah and its implications for Indonesian language learning in high school. This research is motivated by the lack of deconstruction studies on contemporary Indonesian novels, especially those in the mystery and thriller genres, and the lack of utilization of the results of these studies in Indonesian language learning in high school. The novel Kabut Dendam by Ciayo Indah was chosen because it contains complex social, psychological, and moral conflicts and is full of cultural and religious values, making it relevant to be analyzed using Jacques Derrida's deconstruction approach. The objectives of this study are to (1) identify the binary oppositions contained in the novel Kabut Dendam, (2) describe the form of deconstruction of its narrative structure, and (3) explain the implications of the results of the analysis for Indonesian language learning in high school. This study uses a qualitative method with content analysis techniques. The data are in the form of narrative excerpts, dialogues, and analytical descriptions through the stages of data reduction, interpretation, and presentation. Meanwhile, the validity of the data is tested using theory triangulation and source triangulation. The results of this study indicate that the novel Kabut Dendam contains various binary oppositions such as rich–poor, strong–weak, victim–perpetrator, tradition–modernity, and logic–mysticism. Implications for Indonesian language learning in high school include the development of critical thinking skills, the ability to interpret texts multidimensionally, and an understanding of life values ​​through literature.