Manna Y. Sanderan
Sekolah Tinggi Teologi Injili Setia Siau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA TANGGUNG JAWAB GEMBALA JEMAAT BERDASARKAN TEKS II TIMOTIUS 4:1-8 DALAM PERSPEKTIF BIBLIKAL Manna Y. Sanderan; Yusuf L. M; Kristin Oktaviani
BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI INJILI SETIA SIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46558/bonafide.v4i1.165

Abstract

Dalam artikel ini menguraikan tentang tanggung jawab gembala jemaat yang didasarkan pada perspektif Biblikal dari teks surat II Timotius 4:1-8. Secara umum tanggung jawab gembala jemaat adalah memelihara jemaat Tuhan dalam hal kerohanian dengan tujuan agar jemaat tersebut mengalami pertumbuhan iman yang baik kepada Kristus. Namun secara khusus dalam teks ini, rasul Paulus memberikan potret tanggung jawab gembala secara sistematik dan terperinci kepada Timotius mengingat bahwa di hadapan Allah Tritunggal yang akan menghakimi, pesan ini disampaikan dengan otoritas agar Timotius hendaknya siap sedia mengkhotabhkan Kabar Baik (Injil) meski dalam situasi dan kondisi yang tidak baik, Timotius hendaknya berani menegor dan menyatakan kesalahan dengan penuh pengajaran, memiliki penguasaan diri, sabar menderita serta menunaikan tugas pelayanan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Artikel ini bertujuan untuk memberikan sumbangsi pemikiran tentang makna tanggung jawab gembala jemaat dalam perspektif Biblikal yang didasarkan pada teks II Timotius 4:1-8 yang kemudian dapat berimplikasi kepada para gembala jemaat masa sekarang untuk dapat menerapkan dan merealisasikan tugas tanggung jawab tersebut dalam pelayanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan Eksegetis yaitu analisis terhadap Historical Gramatical. Adapun makna tanggung jawab gembala jemaat di dalam teks surat II Timotius 4:1-8 adalah siap sedia mengkhotbahkan Kabar Baik (Injil) meski dalam situasi dan kondisi yang tidak baik, berani menegor dan menyatakan kesalahan dengan penuh pengajaran, memiliki penguasaan diri, sabar menderita serta menunaikan tugas pelayanan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Kata kunci: Gembala, Jemaat, Tanggung Jawab
ANALISIS EKLESIOLOGI TERHADAP EFEKTIVITAS KUNJUNGAN PASTORAL BAGI PERTUMBUHAN KUALITATIF JEMAAT Manna Y. Sanderan
BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI INJILI SETIA SIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46558/bonafide.v6i2.260

Abstract

Church growth is often viewed only from a quantitative aspect; however, the true success of ministry lies in the spiritual quality of the congregation, which is influenced by the active role of the pastor. This study aims to analyze the effectiveness of pastoral visitation as a supporting factor for church growth amid changing times that demand an increase in the quality of shepherding ministry. Using a qualitative approach with the library research method, grounded in Rawambaku’s theoretical framework and supported by phenomenological observation, this research explores literature related to the interaction between pastor and congregation. The findings show that the effectiveness of visitation is determined by the pastor’s integrity and attitude of service, which include a servant’s heart, love, and exemplary character in embracing the spiritual needs of the congregation. Through regular visitation, pastors can understand the real condition of the congregation, provide relevant motivation, and restore relationships that directly impact the improvement of both the quality of faith and the quantity of church members. It is concluded that pastoral visitation is an effective strategy to stimulate church growth because it fosters personal spiritual maturity and ensures that every soul is nurtured according to the truth of God’s Word.