Tina Mawardika
Ngudi Waluyo University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect Of Sexual Relationship Health Education During Pregnancy On The Anxiety Of Primigravid Mothers In The New Normal Period Ayu Galuh Wibowo; Tina Mawardika
Jurnal Smart Keperawatan Vol 10, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v10i1.784

Abstract

Sexual intercourse during pregnancy is still a taboo among the people around Ungaran City, Semarang Regency, giving rise to anxiety and concern about fulfilling sexual needs during pregnancy which generally occurs among primigravida mothers due to a lack of experience and knowledge regarding sexuality during pregnancy. The aim of the study was to determine the effect of health education on sexual intercourse during pregnancy on anxiety among primigravida mothers. Quantitative method by way of quasi experiment, nonequivalent control group design approach. The first group was given health education through animated video media and the other group was not given any treatment. Measuring tool with a questionnaire that is measured comparatively analytically in pairs. The research sampling technique used purposive sampling. The population in this study were 376 pregnant women and the research sample was 38 primigravida mothers who live in Ungaran City, Semarang Regency. Analysis used the Mann Whitney test with a value of α (0.05). Results: Statistical test results using the Mann Whitney test obtained Z count (-2.634) > Z table -1.96 and p-value (0.008) < α (0.05). Conclusion: There is an effect of health education about sexual intercourse during pregnancy on the anxiety level of primigravida mothers. Keywords: sexual relationship; worry; primigravidaPengaruh Pendidikan Kesehatan Hubungan Seksual Selama Kehamilan Terhadap Kecemasan Ibu Primigravida Pada Masa Kenormalan BaruABSTRAK Hubungan seksual selama masa kehamilan masih menjadi hal yang tabu di kalangan masyarakat sekitar Kota Ungaran, Kabupaten Semarang, sehingga menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran mengenai pemenuhan kebutuhan seksual pada masa kehamilan yang umumnya sering terjadi pada ibu primigravida karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan terkait seksualitas selama kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang hubungan seksual selama masa kehamilan terhadap kecemasan pada ibu primigravida. Metode secara kuantitatif dengan cara quasi experiment, pendekatan nonequivalen control grup design. Kelompok pertama diberi pendidikan kesehatan melalui media video animasi dan kelompok lain tidak diberi perlakuan. Alat ukur dengan kuesioner yang diukur secara analitik komparatif berpasangan. Teknik pengambilan sampling penelitian menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 376 ibu hamil dan sampel penelitian berjumlah 38 ibu primigravida yang berdomisili di Kota Ungaran Kabupaten Semarang. Analisis menggunakan uji Mann Whitney dengan nilai α (0,05). Hasil: Hasil uji statistik dengan menggunakan uji mann whitney diperoleh nilai Z hitung (-2,634) > Z tabel -1,96 dan nilai p-value (0,008) < α (0,05). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang hubungan seksual selama masa kehamilan terhadap tingkat kecemasan ibu primigravida. Kata kunci: hubungan seksual; kecemasan; primigravida
Peran Edukasi SMART SRH Berbasis Video Animasi terhadap Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja Anita Rahmawati; Tina Mawardika
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2026): Vol. 8 No. 2 (2026): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi akibat rendahnya literasi kesehatan reproduksi. Kurangnya pemahaman mengenai perubahan fisik, fungsi organ reproduksi, serta risiko perilaku seksual berisiko dapat berdampak pada meningkatnya kejadian kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan masalah psikososial. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan reproduksi yang efektif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik remaja melalui media pembelajaran inovatif. Edukasi SMART SRH (School Video Media Animasi for Reproductive Health) dikembangkan sebagai media video animasi untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest with control group design. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 di SMA PGRI Temanggung. Sampel berjumlah 36 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=18) dan kontrol (n=18). Literasi kesehatan reproduksi diukur menggunakan Reproductive Health Literacy Questionnaire (RHLQ) yang telah memenuhi uji validitas (CFA) dan reliabilitas (Cronbach's Alpha = 0,919). Analisis data dilakukan secara deskriptif serta menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil uji paired t-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan rerata literasi kesehatan reproduksi pada kelompok intervensi setelah diberikan edukasi SMART SRH dengan nilai p-value (0,000 < α 0,05). Pada kelompok kontrol tidak ditemukan perbedaan bermakna dengan nilai p-value (0,076 > α 0,05). Uji independent t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan literasi kesehatan reproduksi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah intervensi. Hasil ini menunjukkan efektivitas media video animasi sebagai sarana edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja sekolah menengah atas. Simpulan: Ada Pengaruh Edukasi SMART SRH (School Video Media Animasi For Reproductive Health) Terhadap Literasi Kesehatan Reproduksi. ABSTRACT Adolescents are an age group vulnerable to reproductive health problems due to low levels of reproductive health literacy. Limited understanding of physical changes, reproductive organ functions, and the risks of sexual risk behaviors can contribute to increased rates of unintended pregnancy, sexually transmitted infections, and psychosocial problems. Therefore, effective, engaging, and adolescent-appropriate reproductive health education through innovative learning media is needed. SMART SRH (School Video Media Animation for Reproductive Health) was developed as an animated video medium to improve adolescents’ reproductive health literacy. This study employed a quasi-experimental pretest-posttest with control group design. The study was conducted in November 2025 at SMA PGRI Temanggung. A total of 36 participants were selected using purposive sampling and allocated into intervention (n=18) and control (n=18) groups. Reproductive health literacy was assessed using the Reproductive Health Literacy Questionnaire (RHLQ), which demonstrated acceptable construct validity (CFA) and reliability (Cronbach's alpha = 0.919). Data were analyzed descriptively using paired t-test and independent t-test with a significance level of 0.05. The results of the paired t-test indicated a significant increase in the mean reproductive health literacy score in the intervention group after receiving SMART SRH education, with a p-value (0.000 < α 0.05). In the control group, no significant difference was found, with a p-value (0.076 > α 0.05). The independent t-test showed a significant difference in reproductive health literacy between the intervention and control groups after the intervention. These findings indicate the effectiveness of animated video media as a reproductive health education tool for senior high school adolescents. There is an effect of SMART SRH (School Video Media Animation for Reproductive Health) education on adolescents’ reproductive health literacy. Keywords: Health Literacy, Adolescent, Reproductive Health Education, Animation Video