Nidia Melanita
Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan kemampuan pengucapan kata pada anak dengan Speech Sound Disorder Nidia Melanita
Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Vol. 11 No. 2 (2023): Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/procedia.v11i2.24441

Abstract

Speech sound disorder (SSD) is a disorder in the production of speech sounds in children. SSD can make it difficult for children to understand when speaking, interfering with verbal communication, social participation and academic achievement. The purpose of this study was to determine the effectiveness of play therapy using puzzles in improving children's word pronunciation skills with SSD. The assessment methods used are clinical interview, observation, and psychological test (WISC). As a result  of  this play therapy, subjects began to be able to remember and memorize letters of the alphabet correctly and began  to be able to pronounce words such as "makan", and "ikan". Based on the interventions carried out, it can be concluded that play therapy with puzzle games  can improve the ability to pronounce words in children who experience speech sound disorder correctly.   Speech sound disorder (SSD) adalah gangguan dalam produksi suara ucapan pada anak-anak. SSD dapat mempersulit anak untuk memahami saat berbicara, mengganggu komunikasi verbal, partisipasi sosial, dan prestasi akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi bermain menggunakan puzzle dalam meningkatkan kemampuan pengucapan kata anak dengan SSD. Metode penilaian yang digunakan adalah wawancara klinis, observasi, dan tes psikologi (WISC). Hasil dari terapi bermain ini, subjek mulai dapat mengingat dan menghafal huruf abjad dengan benar dan mulai dapat melafalkan kata-kata seperti "makan dan "ikan". Berdasarkan intervensi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terapi bermain dengan permainan puzzle dapat meningkatkan kemampuan pengucapan kata pada anak yang mengalami speech sound disorder dengan benar.