Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Komparatif Teknik Penceritaan dan Pengembangan Karakter pada Film Mencuri Raden Saleh dan Ocean’s Eleven Alifia Hamzah
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 5 No. 1 (2023): Vol. 5 (2023) No. 1
Publisher : fakultas Desain Koomunikasi visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v5i1.113

Abstract

Menonton film sudah menjadi media hiburan masyarakat, bahkan saat ini kita tidak harus pergi ke bioskop untuk bisa menonton. Salah satu alasan seseorang dalam memilih tontonan adalah dari pemilihan genrenya. Genre dalam film adalah kategori untuk mengelompokan suatu film berdasarkan tema, gaya dan elemen tertentu. Terdapat satu genre film yang terbilang baru di perfilman Indonesia, yaitu genre film Heist. Film Mencuri Raden Saleh adalah film Heist pertama di Indonesia dan mendapat respon positif dari penonton. Sedangkan pada perfilman Hollywood, genre ini sudah banyak diproduksi sejak tahun 1950. Ocean’s Eleven adalah salah satu film Heist terkenal yang mempunyai 2 sequel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persamaan dan perbedaan dari film Heist Indonesia dan Hollywood. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sehingga data yang digunakan berdasar pada proses observasi, studi literatur dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori struktur tiga babak yang disempurnakan oleh Syn Field untuk membantu menganalisa teknik penceritaan dan pengembangan karakter setiap babaknya. Penelitian ini menemukan beberapa persamaan dan perbedaan dari kedua film yang diteliti. Diantara adalah jenis penceritaan Omniscient Narration dan adanya Plot Twist serta perbedaan tantangan pada tokoh utama. Pada film Heist yang diteliti, terdapat adanya satu elemen yang menjadi poin penting dalam inti ceritanya. Elemen tersebut adalah kontingensi, rencana cadangan yang disiapkan oleh tim pencuri supaya misi mereka berhasil.