Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS KONSUMSI SARI KACANG HIJAU TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI AIR SUSU IBU (ASI) Ida Farida Handayani; Ugi Sugiarsih
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2223

Abstract

Beberapa penelitian telah dilakukan yang membuktikan bahwa kacang hijau juga mengandung senyawa aktif yaitu polifenol dan flavonoid yang berfungsi meningkatkan hormon produksi ASI.Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas konsumsi sari kacang hijau  terhhadap kelancaran produksi ASI. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasy-Experiment dengan rancangan Pretest-Postest control Group Design. Populasi adalah semua ibu nifas, sampelnya ibu nifas hari pertama yang melahirkan spontan pervaginam, dengan jumlah 33 responden kelompok perlakuan dan 33 responden kelompok kontrol, teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. , metode pengukuran kelancaran ASI dengan penghitungan skor dari 5 indikator, instrument lembar observasi. Hasil : Rata-rata kelancaran produksi ASI  pada ibu   yang  diberikan sari kacang hijau selama 14 hari, dengan pemberian 250 ml sebanyak 2 kali/hari,  adalah skornya 4,448 dengan standar deviasi 0,870, sedangkan ibu yang  tidak   diberikan sari  hijau rata - rata  kelancaran ASI   adalah skornya 2.454  dengan standar deviasi 1.033. Hasil uji statistik didapatkan  nilai p=0.000,  maka  dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara   rata - rata  kelancaran ASI antara ibu yang diberikan sari kacang hijau dengan ibu yang tidak diberikan Kesimpulan : Pemberian sari kacang hijau efektif terhadap kelancaran produksi pengeluaran ASI. Saran yang disampaikan  ibu  menyusui diharapkan mengkonsumsi sari kacang hijau  dalam memperlancar  produksi pengeluaran ASI.
PENERAPAN DETEKSI DINI KANKER SEVIKS  DI TEMPAT HIBURAN KABUPATEN KARAWANG Eneng Solihah; Ugi Sugiarsih; Warliana Warliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jpmki.v1i1.979

Abstract

DA Karaoke and restaurant is one of the many entertainment venues in Karawang Regency, which is located in the center of the city. Almost all the female employees of the DA entertainment venues are women. 65% of the female employees in that place work as song guides (PL) at karaoke, with a lifestyle almost 58% are active smokers and consume liquor and 100% are passive smokers and sometimes have free sex or in other words as female sex workers (WPS). FSW is a group of women who are at high risk of cervical cancer. The risk will increase in women who have sexual relations at the age of less than 16 years, a history of more than four births, having more than six sexual partners increases the risk 10 times, active smokers increase the risk two and a half greater and passive smoking increases one point four. (Vet et all, 2008). The data above shows that there is a susceptibility to the incidence of cervical cancer caused by free sex behavior, which is clearly the target of having sex with many partners (multi-partners), active smokers and consuming alcoholic beverages.