Arum Setyowati
085216950479

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Googlism: A Study on Ibn Rushd’s Integration Thought Concerning Contemporary New Religion Arum Setyowati
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 19 No. 1 (2023): Contemporary Islamic Studies
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jpk.v19i1.7082

Abstract

Googlisme merupakan satu dari contoh agama baru kontemporer. Kelahiran Revolusi Industri 4.0 memberikan pengaruh mendalam terhadap keseimbangan disiplin ilmu. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi agama, filsafat dan sains sebagai tanggapan atas fenomena yang hadir dimasa ini yang akan dibantu dengan pemikiran integrasi Ibnu Rusyd. Penelusuran pustaka merupakan metode yang digunakan oleh penulis dalam penelusuran data dan dilengkapi dengan pendekatan. Selain itu penelitian ini menggunakan metode analisis-deskriptif dalam mencapai hasil pembahasan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan tiga hal. Pertama, bahwa keringnya spiritualitas dimasa kontemporer menyadarkan individu untuk kembali beragama hingga terlahir agama baru kontemporer. Kedua, dalam teori integrasinya, Rusyd menyebutkan adanya potensi manusia dalam berfilsafat, dimana teori Ibn Rusyd ialah mengintegrasikan dua sumber ilmu pengetahuan yakni, akal dan wahyu. Ketiga, berdasarkan teorinya, mencoba memberikan proporsi yang tepat antara pengetahuan Tuhan dan pengetahuan manusia melalui sains.