ABSTRACT The role of family in community life does not always well. The family has a function in terms of biological function, socialization, affection, education, religious, protective (protection), recreational, economics and function in determining social status. Parents who do not carry out their function and roles are called parental dysfunction. With the dysfunction parents this can cayse various of problems, one of which is in terms of independence (the process of maturation) of a child. The focus of the problems ini this study is that Cidunak community is worried about cases of family dysfunction that cause abandoned children. The problem factory of family dysfunction are related to cases of parental divorce, family dysfunction in support child, lack of communication, busy parents and the death of one parents. The purpose of research to find out the causes of family dysfunction and the relationship of dysfunction (non-functioning) of the role family in shaping children's independence the method used in this research is descriptive method using a qualitative approach. The tehnicque for determining research informants was carried out using a purposive sampling technique, namely determining informant according tp the topics of the problem, namely informants who experienced family dysfunction. The result of this studi indicated that the causes of parental dysfunction are domestic violence family divorce and the loss of awarness. With the dysfunction of parent it can cause children to have an independent attitude to take care of themselves without feeling the functioning of parents in the process of maturity. Keywords: Dysfunction parents, Independence children, Cilegon City. ABSTRAK Peran keluarga dalam kehidupan masyarakat tidak selamanya berjalan dengan baik. Dengan ketidakberfungsian keluarga dapat menyebabkan berbagai macam masalah salah satunya dalam hal kemandirian (proses pendewasaan) seorang anak. Fokus masalah dalam penelitian ini yaitu masyarakat lingkungan cidunak dibuat resah dengan adanya kasus disfungsi keluarga yang menyebabkan anak terlantar. Faktor permasalahan dari disfungsi keluarga ini berkaitan dengan kasus perceraian orang tua, ketidakberfungsian keluarga dalam menafkahi, komunikasi yang kurang, kesibukan orangtua dan kematian salah satu orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor terjadinya disfungsi dalam keluarga dan mengetahui korelasi disfungsi (ketidakberfungsian) peran keluarga dalam membentuk kemandirian anak. Adapun salah satu metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara teknik purposive sampling, yaitu dengan menentukan informan sesuai dengan topik permasalahan artinya dengan menggali informasi mendalam dari para informan yang mengalami disfungsi keluarga. Hasil dari penelitian ini menunjukan fakta bahwa salah satu faktor penyebab terjadinya disfungsi orang tua dalam keluarga di lingkungan Cidunak ini ialah adanya kekerasan dalam rumah tangga, perceraian keluarga dan terlepasnya kesadaran dan peran orang tua untuk bertanggungjawab terhadap anak. Dengan ketidakberfungsian orang tua itu dapat menyebabkan anak memiliki sikap mandiri untuk mengurus dirinya sendiri tanpa merasakan keberfungsian orang tua dalam proses pendewasaannya. Kata Kunci: Disfungsi Orang Tua, Kemandirian Anak, Kota Cilegon.