This Author published in this journals
All Journal Maarif
Angelique Maria Cuaca
Sekolah Kebudayaann dan Kemanunisaan Ahmad Syafii Maarif

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Buya Syafii: Suluh Bangsa, Sang Pluralis Indonesia Angelique Maria Cuaca
MAARIF Vol 18 No 1 (2023): Mewarisi Legacy Buya Ahmad Syafii Maarif: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemanusi
Publisher : MAARIF Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47651/mrf.v18i1.211

Abstract

Prof. Ahmad Syafii Maarif merupakan salah satu tokoh bangsa pluralis yang berani dan tegas menentang intoleransi. Ia lantang mengritik aliansi pragmatis antarelit politik dengan kelompok-kelompok yang main hakim sendiri yang tumbuh subur pascareformasi. Aliansi tersebut melahirkan berbagai bentuk tindakan diskriminasi, premanisme serta peraturan daerah bernuansa keagamaan. Polarisasi bangsa menguat akibat aliansi pragmatis yang mengabaikan prinsip-prinsip kemanusiaan dan lebih mengejar kepentingan sektarian. Kondisi ini bertentangan dengan semangat persatuan dan Bhinneka Tunggal Ika yang digagas para pendiri bangsa. Kritik Buya Syafii berlandaskan pada penghayatan Pancasila yang semestinya dijalankan penuh tanggung jawab. Tak hanya pada perkataan, Buya Syafii menunjukkan pada sikap dan lakunya. Ia berdiri di barisan depan saat kelompok yang diminoritaskan dipersekusi dan dibatasi hak-haknya sebagai warga negara. Keberpihakannya terhadap kelompok papa dan rentan membuat dirinya dikecam banyak orang. Ia dituduh kafir, sekuler, liberal dan antiagama. Namun ia tidak gentar dan tetap pada pendiriannya.