p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners KOLONI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Potensi Terapi Komplementer Minyak Pamboang dalam Menurunkan Nyeri dan Peradangan pada Pasien Musculoskeletal di Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Nurwahita Nurwahita; Aulia Rahmi Latif; Muhammad Amin. R; Ahmad Fayiz Muharram; Rahmania Rahmania; A.Nabila Refina Putri; Putri Aulia Salsabila
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pijat ringan menggunakan Minyak Pamboang terhadap penurunan nyeri muskuloskeletal pada masyarakat Mandar. Minyak Pamboang merupakan ramuan tradisional yang mengandung Oleum Cocos, Oleum Cajuputi, dan Oleum Cinnamomum Culilawan, yang secara empiris digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan. Desain penelitian ini menggunakan quasi-experimental pretest-posttest control group dengan total 32 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu intervensi dan kontrol (masing-masing 16 orang setelah drop out). Kelompok intervensi menerima pijat ringan menggunakan Minyak Pamboang tiga kali seminggu selama dua minggu, sedangkan kelompok kontrol menerima perawatan standar puskesmas. Pengukuran nyeri menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil menunjukkan penurunan rata-rata skor VAS sebesar 2,38 poin pada kelompok intervensi dan 2,69 poin pada kelompok kontrol. Tidak terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,085), namun keduanya mengalami penurunan nyeri yang bermakna secara klinis. Minyak Pamboang berpotensi digunakan sebagai terapi komplementer dalam penanganan nyeri ringan hingga sedang.
Efektivitas Penggunaan Antihipertensi Pada Pasien Diabetik Nefrotik Anisa Dwirizky Abdullah; Nurpatwa Wilda Ningsi; Riska Mayangsari; Aulia Rahmi Latif
KOLONI Vol. 2 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i2.118

Abstract

Nephropathy diabetic is a microvascular complication of diabetes, which can lead to end-stage renal disease (ESRD) in both type 1 and type 2 diabetes mellitus. Management of hypertension in ND significantly contributes reducing effect of cardiovascular morbidity and mortality, as well as inhibiting the development of kidney damage. This study was an analytical observational study with prospective and retrospective cohort design using comparative study between amlodipine, the combination of amlodipine valsartan and the combination of amlodipine telmisartan in ND at Dr. Wahidin Sudirohusodo Hospital, Makassar which aimed to obtain a comparison of treatment effectiveness. Treatment’s effectivity was measured based on the average decrease in blood pressure while the quality of life in cost utility analysis was measured by the Short Form-36 (SF-36). Sampling was done by purposive sampling technique and obtained 62 samples. The results showed that the combination amlodipine valsartan had better effectiveness than using amlodipine-valsartan and amlodipine alone in reducing systolic blood pressure and diastolic blood pressure for nephropathy diabetic. Keywords: Hypertension, Nephropathy diabetic, blood pressure