Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk lingual (BL) implikatur percakapan meminta dalam bahasa Minangkabau, mendeskripsikan satuan pragmatis (SP) yang mendukung implikatur percakapan meminta pada anak usia remaja dalam bahasa Minangkabau, serta mengetahui mecam-macam implikasi pragmatis meminta dalam bahasa Minangkabau Metodologi: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Data penelitian terdiri atas wacana percakapan dan situasi ujar. Data dikumpulkan dari informan anak usia remaja di Nagari Barung-Barung Balantai Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik catat yang memakaimetode simak. Analisis data menggunakan analisis pragmatik. Pengecekan keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi: data dan metode. Temuan Utama: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk lingual implikatur percakapan meminta pada anak usia remaja dalam bahasa Minangkabau di Nagari Barung-Barung Balantai Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan berupa kalimat berita, kalimat tanya, dan kalimat perintah. Satuan pragmatis IP ada sembilan macam: menginformasikan fakta, menyatakan kesenangan, menilai, mengingatkan, meyakinkan, mengeluh, bertanya, menyatakan kehendak, dan menyuruh. Keterbaruan/Keaslian dari Penelitian: Mengetahui implikatur percakapan meminta pada anak usia remaja dalam bahasa minangkabau.