Fransisca Rida Dwita Sari
Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Pembinaan Sakramen Baptis pada Masa Covid-19 di Paroki Santo Albertus De Trapani Blimbing Fransisca Rida Dwita Sari
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.152 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i11.1286

Abstract

Sakramen baptis berasal dari bahasa Yunani: Baptism, yang artinya “membasuh, mencelupkan”,adalah tanda dan sarana dimana orang yang dibaptis dan dilahirkan kembali menjadi anggota umat Allah dan dibersihkan dari dosa asal lewat pencurahan atau penenggelaman dalam air. Sakramen baptis adalah sakramen inisiasi pertama yang menjadi tanda dimasukkan dan diterimanya seseorang yang telah bertobat kedalam persekutuan kristiani. Awal Penyebaran Covid-19 Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengimbau seluruh keuskupan di Indonesia menghentikan ibadah massal harian atau mingguan dan semua ritus ibadah yang meliputi dan membawa banyak orang bersamanya, baik di komunitas, lingkungan, regional dan dll. Untuk menjaga kesehatan dan memutus mata rantai penularan Covid-19, Gereja Katolik mengikuti perintah pemerintah. Gereja Katolik membatalkan kekuatan langsung yang mengumpulkan orang-orang percaya secara massal dan pembinaan di gereja Santo Albertus De Trapani tersebut terganggu karena munculny Covid-19. Berdasarkan kesimpulan penelitian dan wawancara yang dilakukan penulis mengenai Pelaksanaan Pembinaan Sakramen Baptis di Paroki Santo Albertus De Trapani Blimbing.