This Author published in this journals
All Journal PEDAGOGY
Raran Suci Lestari, Raran Suci
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK DENGAN MODEL INSIDE-OUTSIDE CIRCLE (IOC) PADASISWA KELAS II SDN BANDULAN 05 MALANG Lestari, Raran Suci
PEDAGOGY Vol 2 No 2 (2015): JURNAL PEDAGOGY VOL.2 NO.2 JULI 2015
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil observasi pada tangga l7 Februari 2015 menunjukkan bahwa, sebagian besar siswa masih kurang baik dalam menyimak. Hal ini dikarenakan kurang dilatihnya keterampilan menyimak siswa oleh guru. Dari hasil pra tindakan diketahui bahwa terdapat 12 siswa tidak berhasil dan 6 siswa dinyatakan berhasil. Dengan demikian keberhasilan keterampilan menyimak kelas II SDN Bandulan 05 Malang masih kurang. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menerapkan model Inside-Outside Circle (IOC) dalam rangka meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelasII SDN Bandulan 05 Malang dengan model Inside-Outside Circle (IOC). Untuk mencapai maksud tersebut, maka penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Subjek penelitian ini adalah siswa kelasII SDN Bandulan 05 Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Inside-Outside Circle (IOC) dapat meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Hal ini ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan sikap menyimak siswa pada siklus I (50%) menjadi (67%) dan pada siklus II (67%) menjadi (83%), peningkatan juga terjadi dalam aspek ketepatan melafalkan bunyi pada siklus I (44%) menjadi (56%) dan pada siklus II (56%) menjadi (89%), dalam aspek kesesuaian isi pesan juga terjadi peningkatan pada siklus I (44%) dan pada siklus II (83%) menjadi (94%).Ketiga aspek yaitu sikap menyimak, ketepatan melafalkan bunyi, dan kesesuaian isi pesan sudah mengalami peningkatan sehingga secara keseluruhan dapat dikatakan terjadi peningkatan keterampilan menyimak pada siswa kelas II SDN Bandulan 05 Malang.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN MEDIA GAMBAR SERI PADA SISWA KELAS IVB SDN WONOSARI PASURUAN Lestari, Raran Suci
PEDAGOGY Vol 1 No 2 (2014): JURNAL PEDAGOGY VOL.1 NO.2 JULI 2014
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di kelas IVB SDN Wonosari Pasuruan, ditemukan masalah dalam  pembelajaran menulis karangan narasi yang belum optimal. Hal ini dikarenakan guru belum menggunakan media yang menarik minat siswa dalam pembelajaran mengarang, sehingga berakibat pada keterbatasan ide yang muncul pada siswa. Nilai mengarang siswa pun masih belum mengalami ketuntasan, sebanyak 68% atau 26 siswa masih mendapatkan nilai di bawah KKM. Maka di-perlukan sebuah upaya untuk memperbaiki rendahnya keterampilan menulis siswa yaitu melalui penerapan pendekatan kontekstual dengan media gambar seri. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan media gambar seri dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan keterampilan menulis karangan narasi dalam aspek isi dan pengorganisasiannya, aspek penggunaan kalimat, pilihan kata, ejaan serta tanda baca pada siswa kelas IVB SDN Wonosari Pasuruan?”. Tujuan penelitian ini adalah melalui penerapan pendekatan kontekstual dengan media gambar seri dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan keterampilan menulis karangan narasi dalam aspek isi dan pengorganisasiannya, aspek penggunaan kalimat, pilihan kata, ejaan serta tanda baca pada siswa kelas IVB SDN Wonosari Pasuruan. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas dua siklus, setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah guru dan 38 siswa kelas IVB SDN Wonosari Pasuruan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) keterampilan guru siklus I memperoleh rata-rata skor 20,5 dengan kategori baik, sedangkan siklus II memperoleh rata-rata skor 30 dengan kategori sangat baik; (2) aktivitas siswa siklus I memperoleh rata-rata skor 17,8 dengan kategori baik, sedangkan siklus II memperoleh rata-rata skor 23,4 dengan kategori baik; (3) keterampilan menulis karangan narasi siswa pada siklus I memperoleh rata-rata nilai 66,2, sedangkan siklus II memperoleh rata-rata nilai 75,4. Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I mencapai persentase 63%, sedangkan siklus II mencapai persentase ketuntasan klasikal sebesar 84,2%. Simpulan dari penelitian ini adalah melalui pendekatan kontekstual dengan media gambar seri dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas IVB SDN Wonosari Pasuruan. Saran  yang diberikan peneliti adalah hendaknya guru dapat menerapkan pendekatan kontekstual dengan media gambar seri agar siswa lebih aktif dan berinteraksi lebih baik dengan guru dalam pembelajaran menulis karangan narasi. 
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL ROLE PLAYING DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas V SDN Gondangwetan 1 Pasuruan) Lestari, Raran Suci
PEDAGOGY Vol 2 No 1 (2015): JURNAL PEDAGOGY VOL.2 NO.1 JANUARI 2015
Publisher : PEDAGOGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara garis besar penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada perbedaan hasil belajar yang signifikan pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Role Playing dengan media video dan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional pada siswa kelas V di SDN Gondangwetan 1 Pasuruan Tahun Pelajaran 2012/2013. Peneitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain quasi experimental dengan bentuk non equivalent control group desain . Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang disebabkan perlakuan pada kelas eksperimen. Pengaruh positif yang disebabkan oleh model pembelajaran Role Playing dengan media video terhadap hasil belajar tampak dalam perubahan nilai rata-rata kelas eksperimen yang jauh berbeda dengan peningkatan rata-rata pada kelas kontrol. Perbedaaan peningkatan yang signifikan dapat terlihat dari nilai rata-rata kelas eksperimen dari 54,64 menjadi 76,56 sedangkan pada kelas kontrol perbedaan tidak terlalu signifikan yaitu dari nilai rata-rata 58,86 menjadi 59,12. Hal ini didukung dengan sebagian besar siswa yang merespon positif proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Role Playing dengan media video dengan rata-rata persentase respon siswa secara keseluruhan adalah 94% atau berada pada kategori “Sangat Baik”.