Heri Hermanto
Prodi Arsitektur Universitas Sains Al Qur’an Wonosobo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BENTUK DAN MAKNA ORNAMEN LAWANG KEMBAR MASJID MENARA KUDUS Heri Hermanto; Usria Masfufah
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 13 No 1 (2023): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v13i1.5127

Abstract

Masjid Menara Kudus dibangun tahun 1549 M oleh Ja’far Shodiq atau Sunan Kudus. Bentuk dan ornamen Masjid Menara Kudus dianggap menjadi simbol akulturasi budaya dan toleransi agama Hindu dan Islam. Selain Menara yang bentuknya unik menyerupai candi Hindu, di Masjid Menara Kudus juga terdapat pintu yang dikenal dengan nama lawang kembar yang bentuknya menyerupai padureksa dalam arsitektur Hindu. Diatas pintu masuk lawang kembar yang terletak di serambi dan di ruang sholat utama terdapat ornamen suluran yang diduga tidak hanya membentuk binatang atau tumbuhan tetapi juga mempunyai makna yang mendalam dan menggambarkan ajaran Sunan Kudus tentang kehidupan. Maka tujuan dari penelitian ini adalah; 1) menemukan bagaimana bentuk ornamen suluran di lawang kembar Masjid Menara Kudus, 2) apakah makna yang terkandung pada ornamen suluran diatas pintu lawang kembar Masjid Menara Kudus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan cara observasi, perekaman data, dan menggali dari sumber primer historiografi. Hasil penelitian menemukan bahwa makna dan bentuk ornamen di Lawang Kembar Masjid Menara Kudus adalah menggambarkan perjalanan hidup manusia ketika di alam rahim yang merupakan ajaran Sunan Kudus yang terdapat pada tembang Maskumambang