Karina Endriana Grace Alvionita
Departemen Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Utama Produksi Pupuk NPK Menggunakan Fuzzy Economic Order Quantity (Studi Kasus: PT Petrokimia Gresik) Karina Endriana Grace Alvionita; Hidayatul Khusna
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v12i1.100010

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara agraris dimana 25% mata pencaharian masyarakat Indonesia terletak pada sektor pertanian. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan sumber pangan yang, terjadi pula peningkatan Produksi pada sektor pertanian. Salah satu faktor penting dalam mencapai Produksi pertanian baik kuantitas maupun kualitas yaitu pupuk. PT Petrokimia Gresik merupakan salah satu pemasok utama pupuk di Indonesia yang berkomitmen untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional. Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, maka perlu menjaga stabilitas dari proses produksi. Proses produksi dapat terjaga dan berjalan dengan lancar apabila bahan baku yang digunakan tersedia sehingga diperlukan Proses pengendalian bahan baku yang tepat. Pada realitasnya, berbagai jenis ketidakpastian muncul dalam masalah pengendalian persediaan bahan baku tersebut. Dalam hal ini ada beberapa ketidakpastian yang tidak dapat ditangani oleh model PBRobabilistik biasa secara akurat. Dalam situsi tersebut, masalah persediaan dapat dimodelkan dengan lebih baik menggunakan model Fuzzy. Untuk membantu mengetahui ukuran pemesanan bahan baku yang ekonomis sekaligus meminimalisir biaya persediaan maka penelitian ini menggunakan model Fuzzy Economic Order Quantity dimana nilai permintaan akan diramalkan menggunakan ARIMA dan Double Exponential Smoothing terlebih dahulu. Bilangan Fuzzy dalam metode EOQ menggunakan metode Fuzzy Mamdani dengan batas atas, nilai tengah, dan batas bawah menggunakan hasil ramalan permintaan bahan baku. Berdasarkan hasil perhitungan, model pengendalian persediaan bahan baku dengan menggunakan Fuzzy Economic Order Quantity lebih optimal apabila dibandingkan dengan kondisi eksisting perusahaan yaitu menggunakan metode Min-Max dan EOQ Deterministik serta dapat meminimalisir total biaya persediaan bahan baku dengan rata-rata penurunan sebesar 43,36%.