Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KINERJA JALAN AKIBAT AKTIVITAS PERDAGANGAN TRADISIONAL PADA KONDISI PANDEMI COVID 19 mohamad donie aulia
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 1 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v3i2.8330

Abstract

penelitian ini menggunakan PKJI 2014, PMHUB 14 tahun 2006
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL: (Studi Kasus : Bundaran Cibiru, Kota Bandung) mohamad donie aulia
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 1 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i1.9603

Abstract

Bundaran Cibiru merupakan simpang tak bersinyal yang berada di dekat perbatasan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung. Tercatat tingginya volume lalu lintas yang melewati bundaran ini setiap harinya yang menyebabkan kemacetan dan penurunan kinerja simpang, yaitu kapasitas , derajat kejenuhan, tundaan dan peluang antrian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja simpang tak bersinyal Bundaran Cibiru berpedoman pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Drone digunakan sebagai alat bantu untuk merekam data volume lalu lintas yang dilakukan pada hari Selasa (Weekday) dan hari Minggu (Weekend). Hasil Analisa kapasitas bundaran, arus total kendaraan (Qtot) sebesar 6576,7 smp/jam, dengan komposisi kendaraan ringan (LV) sebesar 3385 smp/jam, kendaraan berat (HV) sebesar 631,2 smp/jam, dan sepeda motor (MC) sebesar 2483,5 smp/jam. Derajat kejenuhan, untuk Jalinan AB (Jl. Cibiru – Jl. Soekarno-Hatta) adalah 0,63, dikategorikan baik, untuk Jalinan BC (Jl. Soekarno-Hatta – Jl. A.H. Nasution) adalah 0,82, dan Jalinan CA (Jl. A.H. Nasution – Jl. Cibiru) adalah 0,88, dikategorikan kurang baik karena melebihi nilai acuan derajat kejenuhan (DS= 0,75). Tundaan bundaran, didapat nilai tundaan bundaran (DR) adalah 12,27 dtk/smp, dikategorikan kurang baik karena melebihi nilai acuan tundaan 4,55 dtk/smp. Peluang antrian bundaran, didapat nilai peluang antrian bundaran (QPR%) terendah pada Jalinan AB (Jl. Cibiru – Jl. Soekarno-Hatta), yaitu 9,63%, dan paling tinggi pada Jalinan BC (Jl. A.H. Nasution – Jl. Cibiru), yaitu 53,54%. Perbandingan total kinerja Bundaran Cibiru pada hari Minggu (Weekend) lebih tinggi dibandingkan hari Selasa (Weekday). Secara keseluruhan kinerja Bundaran Cibiru dikategorikan kurang baik.
MANFAAT ECO ENZYME PADA LINGKUNGAN mohamad donie aulia; Zeis Zultaqawa; Irman Nurahman Firdaus
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.10883

Abstract

Salah satu penyebab rusaknya lingkungan karena adanya pencemaran air limbah domestik dan sampah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui manfaat dari produk Eco Enzym (EE) sebagai salah satu metode pengolahan limbah organik secara biologis. EE adalah cairan multifungsi yang dihasilkan dari proses fermentasi 3 bulan dengan bahan sederhana, gula merah/tetes tebu, limbah atau sampah organik dengan menggunakan komposisi 1:3:10. Selama proses fermentasi EE akan menghasilkan ozon dan oksigen yang setara dengan yang dihasilkan oleh 10 pohon. Beberapa manfaat EE yaitu dapat membersihkan sungai yang tercemar, antiseptik, menyuburkan tanah dan pengganti produk kimia rumah tangga harian, sebagai Biokatalis pengurai minyak dan lemak pada air limbah domestik, untuk pengolahan limbah berbasis logam, pupuk alami dan biopestisida, dan disinfektan alami dan Hand Sanitezer.