Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Brand Awareness UMKM Kripik Pisang Untuk Meningkan Penjualan melalui Media Sosial Di Desa Gondosuli dalam Perspektif Ekonomi Syariah Usmiatul Hasanah; Mohammad Syaiful Su’ib
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.975

Abstract

This study aims to explore the strategies used by banana chip MSMEs in Gondosuli Village to strengthen brand awareness through social media while preserving local socio-cultural values. A descriptive qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with ten key informants consisting of MSME owners, consumers, and village officials, supported by participant observation on WhatsApp Business and TikTok, as well as documentation of digital content and product packaging. The findings reveal three main branding strategies: utilizing social media for local product storytelling, integrating cultural symbols and local language into digital content, and promoting community collaboration in disseminating brand messages. These strategies enhance consumers’ emotional attachment while preserving local cultural identity in the digital environment. From the perspective of Islamic economics, digital marketing should uphold the principles of honesty, trustworthiness, transparency, and fairness. The novelty of this study lies in integrating local cultural values into social media-based branding strategies, providing practical implications for strengthening MSME competitiveness, expanding market reach, and supporting community-based economic empowerment through culturally rooted digital marketing.
Peran Dompet Digital Konvensional dalam Ekosistem Pembayaran QRIS: Kajian dari Perspektif Ekonomi Islam Nikmatul Ulfa Maghfiroh; Mohammad Syaiful Su’ib
Jurnal Investasi Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Islam (JII)
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jii.v11i2.15169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dompet digital konvensional dalam ekosistem pembayaran QRIS serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam melalui kerangka maqashid al-shariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi pustaka, dengan mengacu pada data sekunder dari peraturan Bank Indonesia, laporan statistik resmi, artikel jurnal terindeks, serta referensi normatif dalam ekonomi Islam. Berdasarkan Laporan Bank Indonesia Triwulan III 2025, dompet digital mendukung lebih dari 80 persen volume transaksi QRIS dan berkontribusi terhadap inklusi keuangan pelaku UMKM, pola yang sejalan dengan dimensi maslahah dari maqashid al-shariah. Namun, ketidakjelasan ketentuan kontrak atas dana mengendap serta mekanisme promosi cashback memunculkan kekhawatiran normatif terkait gharar, riba, dan hifz al-mal yang belum ditangani secara memadai oleh regulasi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pemosisian dompet digital, bukan hanya QRIS, sebagai unit analisis utama kepatuhan syariah, serta pemisahan eksplisit antara klaim berbasis data empiris dan hipotesis normatif, termasuk menilai status hukum cashback berdasarkan sumber pendanaannya. Penelitian ini mengusulkan penguatan standar pengungkapan kontrak oleh Bank Indonesia dan perluasan pengawasan DSN-MUI, dan penelitian mendatang disarankan menggunakan pendekatan mixed-methods yang melibatkan penyedia layanan dan regulator untuk memverifikasi praktik pengelolaan dana yang tidak terjangkau metode studi pustaka.