Cindy Kinanti Rahmayani
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Hambatan dalam Akses Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas di Indonesia: Scoping Review Cindy Kinanti Rahmayani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i4.991

Abstract

Setiap orang memiliki hak terhadap status kesehatan termasuk mendapatkan akses dalam pelayanan kesehatan. Di Indonesia, persebaran fasilitas kesehatan seperti sarana prasarana puskesmas yang belum  memadai secara merata yang menyebabkan sulitnya akses terhadap pelayanan kesehatan. Perbaikan kualitas dalam hal akses pelayanan kesehatan diperlukan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya faktor hambatan pada masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu puskesmas. Metode penelitian yang digunakan adalah scoping review dengan penelusuran artikel melalui Google Scholar, ResearchGate, dan Portal Garuda. Kata kunci dalam artikel yaitu “hambatan” AND “akses pelayanan kesehatan” AND “puskesmas”. Kriteria inklusi penelitian adalah artikel original full paper dan open access yang terbit dalam kurun waktu 3 tahun terakhir yaitu 2019-2022 serta membahas mengenai hambatan akses pelayanan kesehatan pada puskesmas di Indonesia yang berbahasa Indonesia. Hasil penelusuran didapatkan sejumlah 181 artikel dan hanya terdapat 4 artikel sesuai dengan kriteria yang dianalisis menggunakan matriks scoping review. Berdasarkan hasil artikel yang dianalisis, menunjukkan hambatan akses pelayanan kesehatan meliputi aspek kondisi geografis, ketersediaan pelayanan, kondisi ekonomi, sarana prasarana fasilitas kesehatan, dan ketersediaan tenaga kesehatan. Kesimpulannya adalah adanya faktor hambatan baik dari segi internal maupun eksternal dalam akses pelayanan kesehatan pada puskesmas.