Darlene Zaneta
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SIDIK JARI, KAPASITAS TOTAL ANTIOKSIDAN SERTA UJI FITOKIMIA PADA EKSTRAK METANOL DAUN SIRIH (PIPER BETLE L.) Darlene Zaneta; Frans Ferdinal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15923

Abstract

Ketidakseimbangan antara produksi dan akumulasi reactive oxygen species (ROS) dalam sel dan jaringan dapat memicu stres oksidatif. Kerusakan akibat stres oksidatif dapat dicegah dengan antioksidan yang memiliki peran untuk menetralisir radikal bebas sekaligus melindungi sel-sel yang normal. Piper betel L. atau yang dikenal dengan tanaman sirih merupakan salah satu tanaman yang memproduksi antioksidan. Piper betle L. seringkali dimanfaatkan sebagai obat herbal tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menemukan kandungan fitokimia, kadar antioksidan, serta kadar senyawa terpenoid pada ekstrak daun sirih. Penelitian ini merupakan penelitian eskperimental dengan teknik in vitro dan bioassay. Uji in vitro meliputi uji fitokimia yang melibatkan 12 senyawa metabolik sekunder yang terdiri dari alkaloid, antosianin dan betasianin, kardioglikosida, koumarin, flavonoid, glikosida, fenol, kuinon dan fenolik. Kemudian, uji kapasitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH. Selain itu, profil High Performance Thin Layer Chromatography (HPTLC) juga dilakukan dalam penelitian ini untuk melihat apakah terdapat terpenoid dalam ekstrak Piper betle L. Hasil penelitian menunjukkan skrinning fitokimia ekstrak Piper betle L. mengandung kumarin, flavonoid, steroid, alkaloid, antosianin, glikosida, kardioglikosida, kuinon, terpenoid, tanin dan fenolik; aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 44,929 µg/mL yang mengindikasikan antioksidan yang sangat kuat; serta Profile HPTLC dengan nilai Rf 0,39 dan 0,77 yang mengindikasikan adanya terpenoid.