This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dekonstruksi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hidup Bahagia? —Etika Epikuros Boston Gunawan
Dekonstruksi Vol. 9 No. 03 (2023): Jurnal Dekonstruksi Vol 9.3
Publisher : Gerakan Indonesia Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54154/dekonstruksi.v9i03.168

Abstract

Salah satu sistem filsafat kuno yang paling menarik dan relevan hingga zaman modern ini adalah Epikureanisme — sebuah gagasan yang berasal dari seorang filsuf abad ke-3 SM yang bernama Epikuros. Meski dunia telah jauh berubah sejak Epikuros tiada, persoalan hidup seperti kekhawatiran akan kematian, penderitaan, bagaimana sebaiknya manusia hidup, dan arti kebahagiaan tetap ada hingga saat ini dalam bentuk bervariasi. Perspektif Epikuros tetap relevan dan berharga. Epikureanisme adalah salah satu dari lima aliran besar filsafat Yunani kuno yang saling bersaing (dalam hal penganut) dengan Platonisme, Aristotelianisme, Stoikisme, dan Skeptisisme. Epikuros melihat dunia dan bagaimana terciptanya dunia dengan cara berbeda. Hal itu kemudian terkait dengan cara Epikurean memandang kehidupan, kematian dan bagaimana sebaiknya bersikap terhadap dewa-dewa. Epikureanisme selalu dianggap ajaran yang kontroversial, dan pandangan Epikuros tentu tidak dapat diterima begitu saja tanpa pengawasan kritis.