I Wayan Mardana
Direktorat Penilaian, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Kepentingan Faktor Penyesuaian Non-Transaksional dalam Penilaian Tanah Berdasarkan Persepsi Penilai Pemerintah Warlan Warlan; M. As'ad Firdaus; I Wayan Mardana
JURNAL MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jmkp.v6i2.1773

Abstract

One of the processes in the valuation analysis using the market approach is the adjustment of the comparison object data. Adjustments are made to transactional and non-transactional factors. For non-transactional factors including location, land area, land shape, soil type, land contour, elevation from the road surface, accessibility, and facilities. This study aims to determine the level of importance of the non-transactional adjustment factor on the value of residential, commercial, industrial, agricultural, and plantation land based on the perceptions of government appraisers at DGSAM. This research was conducted to see the perception of government appraisers at the national level, island clusters, and regional office clusters. The results of the national research show that the most influential factor on the value of residential land and commercial land is the location factor. The value of industrial land is most influenced by the accessibility factor, while agricultural land and plantation land are most influenced by the land area factor.
Pengaruh Tingkat Kerawanan Bencana Dan Variabel Makroekonomi Terhadap Indeks Harga Properti Komersial Dan Residensial Di Indonesia Warlan Warlan; Asad Firdaus; I Wayan Mardana
Jurnal Manajemen Aset dan Penilai Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v3i1.47

Abstract

ABSTRAK Indonesia adalah negara yang beberapa wilayahnya berada pada tingkat risiko bencana yang tinggi. Global Facility for Disaster Risk Reduction dalam laporannya mengatakan bencana alam merupakan hal yang berakibat buruk terhadap ekonomi, masyarakat dan lingkungan. Bencana alam menyebabkan kerugian besar kepada manusia salah satunya terhadap aset properti. penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah tingkat kerawanan bencana dalam suatu kota memiliki dampak yang negatif terhadap Indeks Harga Properti Komersial dan Residensial. Penelitian ini juga menguji lebih lanjut hubungan antara variabel-variabel makroekonomi terhadap Indeks Harga Properti Komersial dan Residensial. Studi ini menggunakan analisis data panel Adapun yang menjadi lokasi penelitian ini adalah 12 Kota Besar di Indonesia Hasil analisis menunjukan bahwa variabel kerawanan bencana memiliki hubungan signifikan dan pengaruh yang negatif terhadap Indeks Harga Properti Residensial. Sementara itu, kondisi ini tidak berlaku terhadap Indeks Harga Properti Komersial. Tidak terjadi hubungan yang negatif antara peningkatan risiko bencana pada suatu daerah terhadap Indeks Harga Properti Komersial Perkantoran dan Hotel. Salah satu hal yang membuat tidak ada hubungan yang negatif antara Indeks Harga Properti Komersial dengan Tingkat Risiko Kerawanan Bencana adalah sebagaian besar properti komersial sudah dilindungi oleh asuransi properti serta lokasi dari properti komersial sudah memperhitungkan penanggulangan terhadap risiko bencana yang mungkin akan terjadi.