Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Mixing Height on Box Model Calculation in Sulfur Dioxide Dispersion Modeling of Oil and Gas Industries Reyhan Adista Ramadhani; Mohamad Mirwan; Okik Hendriyanto; Firra Rosariawari
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v2i3.2093

Abstract

This study was conducted to determine the effect of height in the calculation of box model dispersion modeling. The experimental method was conducted using sample data of sulfur dioxide exhaust emissions produced by the oil and gas industry. The samples were obtained from an oil and gas company that produces sulfur dioxide emissions. There are two types of data obtained, namely hourly emission data and daily emission data generated by the industry with the amount of data obtained for 360 days. The results showed that the mixing height used in the box model formulation affects the results of the calculation. The optimal mixing height obtained from the study was 75 meters where all sample data used in the calculation showed that there were only 3.5% or 11 samples that did not meet the ambient air quality standards. The results also showed that the higher the mixing height used, the lower the emission of sulfur dioxide emission dispersion modeling calculation results. While calculations with lower mixing height will produce results that are inversely proportional to the concentration of sulfur dioxide emissions, the concentration of sulfur dioxide emissions produced will be higher. Therefore, sulfur dioxide dispersion modeling using a box model can be an alternative in determining the concentration of sulfur dioxide emissions produced.
Perencanaan Teknik Operasional Pengelolaan Sampah Kampus UPN “Veteran” Jawa Timur Firra Rosariawari; Mohamad Mirwan
Environmental Engineering Journal of Community Dedication Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Environation
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/environation.v3i2.9

Abstract

Pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan memiliki tujuan penting yaitu untuk mengatasi kompleksnya permasalahan sampah, terutama pada sektor pendidikan. Pengelolaan sampah merupakan tantangan yang dihadapi oleh Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur. Sampah di UPN “Veteran” Jawa Timur diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan sumbernya, yaitu sampah bersumber dari ruang kelas, kantor dan kantin, serta sampah bersumber dari pekarangan dan jalan. Sangat disayangkan tidak adanya pengelolaan sampah yang baik untuk sampah ruang kelas, kantor, dan kantin. Hanya sebagian kecil yang dikumpulkan dan diolah. Penelitian ini akan menganalisis timbulan dan komposisi sampah di UPN “Veteran” Jawa Timur serta mengembangkan peta sistem pengelolaan sampah untuk memungkinkan metode operasional sampah yang efisien di kampus. Penelitian mengungkapkan bahwa bentuk sampah yang paling umum adalah sisa makanan, dedaunan, kertas, dan botol plastik. Metodologi penelitian yang digunakan menghitung jumlah timbulan sampah berdasarkan peta sebaran yang direncanakan. Limbah makanan, yang mencakup sekitar 51,958 ri total keseluruhan, terutama berasal dari kantin dan asrama. Dampak limbah makanan dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti populasi siswa yang besar, ukuran gedung, dan perencanaan makan yang buruk. Berdasarkan hasil penelitian, diusulkan rekomendasi untuk meningkatkan praktik pengelolaan sampah di UPN “Veteran” Jawa Timur. Diantaranya pengadaan wadah sampah dengan warna berbeda untuk memudahkan pemisahan sampah oleh warga kampus. Selain itu, penetapan strategi pengangkutan atau daur ulang sampah juga diperlukan untuk mengoptimalkan operasional pengelolaan sampah di kampus. UPN "Veteran" Jawa Timur bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pengelolaan sampah dengan pengadaan tempat sampah stainless steel yang dilengkapi infografis yang menguraikan berbagai jenis sampah. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu warga kampus dalam membuang sampah pada sumbernya, sehingga membantu mengurangi produksi sampah. Warga kampus diharapkan dapat mengurangi sampah dengan cara memilahnya pada sumbernya, bukan dihasilkan oleh masing-masing unit.