Ririn Harini
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI SANTRIWATI SMP AR-ROHMAH "ISLAMIC BOARDING SCHOOL" DALAM MENINGKATKAN GAYA HIDUP SEHAT DI ERA PANDEMI COVID-19 Ririn Harini; Dyah Sasi Retnaning Gumilar
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v3i1.4456

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Santriwati SMP Ar-Rohmah masih belum pernah mendapat edukasi secara khusus tentang bagaimana menjaga PHBS dalam area pondok, kurang disiplin menjalankan protocol kesehatan di masa pandemi COVID 19, belum mengetahui tujuan melakukan PHBS, membuang sampah tidak pada tempatnya. Tim Pengabdian masyarakat ingin membantu meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam melakukan perilaku PHBS. Mengembangkan beberapa kreativitas para santriwati untuk menjaga kesehatan dan kebersihan di masa pandemi dengan membagikan hand sanitizer, masker, mendemonstrasikan cara cuci tangan dengan benar. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan peningkatan kemitraan dengan sekolah SMP Ar-Rohmah “Islamic Boarding School” Malang, tentang bagaimana mengenalkan pola PHBS dan pencegahan protocol kesehatan dalam mencegah penyebaran COVID 19. Hasil yang dicapai dalam pendekatan yang dilakukan adalah dengan mengetahui cara penggunaan APD dan cara cuci tangan dengan benar, diharapkan mampu menurunkan angka kejadian penularan COVID 19 pada santriwati, ustazah dan civitas akademika dalam lingkungan pondok Ar-Rohmah serta dapat meningkatkan kesehatan pada lingkungan sekitarnya.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Kontrasepsi Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur juwitasari juwitasari; Ririn Harini; Lilis Setyowati
Indonesian Health Science Journal Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al- Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/ihsj.v1i2.19

Abstract

Pendahuluan: wanita usia subur penting untuk mengatur jarak kehamilannya untuk menghindari dari komplikasi pada sistem reproduksi. Penggunaan kontrasepsi menjadi alternatif untuk penurunan komplikasi dari terlalu dekatnya jarak kehamilan wanita usia subur, terutama di daerah pedesaan seperti Kabupaten Malang yang memiliki proporsi signifikan dari wanita usia subur. Pengetahuan tentang alat kontrasepsi yang dimiliki wanita usia subur akan mempengaruhi pilihan nya untuk menggunakan atau tidak menggunakan alat kontrasepsi. Tujuan: untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan tentang alat kontrasepsi dan penggunaan alat kontrasepsi pada wanita usia subur di Kabupaten Malang. Metode: Studi Cross sectional dengan purposive sampling akan dilakukan dari Oktober 2019-Desember 2019 di wilayah Kabupaten Malang. Sebanyak 204 wanita usia subur yang memenuhi kriteria diharapkan dapat berpartisipasi dalam studi ini yang akan mengidentifikasi data demografis, pengetahuan tentang alat kontrasepsi dan penggunaan alat kontrasepsi. Instrumen penelitian yang digunakan direkomendasikan oleh Indonesian demografi kesehatan Survey (IDHS) 2017. Analisa data statistik meliputi statistic deskriptif, dan korelasional. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik dengan spearman correlation ditemukan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang alat kontrasepsi dengan pemakaian alat kontrasepsi (p=0,083) pada WUS di kabupaten Malang. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini, sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan tidak memiliki pekerjaan dan hanya menunggu uang dari suami. Hal tersebut akan mempengaruhi mereka untuk menggunakan atau tidak alat kontrasepsi. Penentuan pemilihan alat kontrasepsi, dapat dipengaruhi suami sebagai pengambil keputusan dalam keluarga.
Studi Literatur: Identifikasi Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Perilaku SADARI Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Sofia Ananda Mutiara Sari; juwitasari; Tri Lestari Handayani; Ririn Harini
Indonesian Health Science Journal Vol. 2 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al- Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/ihsj.v2i2.31

Abstract

Background: mortality and morbidity rates from breast cancer in 2020 reached 65.5% of the population in Indonesia. Lack of early detection causes delays in treatment which will have an impact on the patient's prognosis getting worse. BSE/ Breast Self-Examination (BSE) is a simple examination or early detection of breast cancer itself. Purpose: This study aims to identify the factors that influence Breast Self-Examination (BSE) behavior and what factors predominate in women performing BSE based on a Literature Study. Method: The design of this research is Literature Study. The sample of this study was 11 journals according to the inclusion criteria and fulfilled the JBI quality assessment of journals. Search data through Pubmed, Biomed Central, EBSCOhost, and ScienceDirect websites. The Boolean Logic used is “Influence OR Impact OR Affect AND Knowledge OR Attitude OR Culture OR Education OR Skills OR Support OR Facilities AND Behavior AND Breast Self-Examination OR Breast Self-Exams AND Breast Cancer” and has been checked using the MesH term. Results: Predisposing factors (Knowledge, Attitude, Cultural Values, Perceptions, Individual Characteristics). Supporting or driving factors (Skills, Resources, Environment), and other factors (Discomfort and Awareness) are factors that influence BSE/Breast Self-Examination behavior in the early detection of Breast Cancer. Conclusion: Literature studies based on journals that have been analyzed are factors that influence BSE behavior in women. The factors that most dominate women performing BSE are predisposing factors which include Knowledge Factors, Attitudes, Cultural Values, Perceptions, and Individual Characteristics, which are known through data analysis using the exposition method.