Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KINERJA RUAS JALAN KORIDOR JALAN TJILIK RIWUT AKIBAT TATA GUNA LAHAN DI SEKITAR KORIDOR BERDASARKAN KONTRIBUSI VOLUME LALU LINTAS Theresia Susi
JURNAL PERSPEKTIF ARSITEKTUR Vol. 5 No. 02 (2010): Jurnal Perspektif Arsitektur Volume 5 Nomor 2 Tahun 2010
Publisher : Jurusan Arsitektur UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Kota Palangka Raya sebagai kota yang sedang berkembangadalah terjadinya alih fungsi tata guna lahan permukiman menjadi perdagangan jasa perkantoranyang cenderung terjadi di sepanjang ruas-ruas jalan utama dengan kepadatan lalu-lintas tinggi.Ruas jalan yang paling banyak mengalami perubahan adalah koridor Jalan Tjilik Riwut. Perubahanguna lahan ini berpotensi menghasilkan pergerakan lokal dengan jumlah yang besar terlebih lagi jikaditinjau dari fungsinya sebagai jalan arteri primer sekaligus jalan kota, dimana dampak dari pertambahanvolume lalu lintas lokal ini dengan sendirinya akan mempengaruhi volume lalu lintas regional yangmelewati koridor Jalan Tjilik Riwut dan dapat mengakibatkan menurunnya kinerja ruas jalan koridorJalan Tjilik Riwut.
KAJIAN STRATEGI MARKETING THE PEAK AT SUDIRMAN Theresia Susi
JURNAL PERSPEKTIF ARSITEKTUR Vol. 7 No. 02 (2012): Jurnal Perspektif Arsitektur Volume 7 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Jurusan Arsitektur UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena meningkatnya nilai tanah/bangunan seiring dengan perkembangan ekonomi suatu wilayah atau kawasan dimana tanah/ bangunan tersebut berada mendorong munculnya para pengembang (developer). Salah satu pengembang yang cukup ternama adalah Agung Podomoro Group (APG). The Peak at Sudirman merupakan salah satu proyek APG yang fenomenal. Proyek hunian vertikal ini membidik kalangan kelas atas/high end. Karya ini mampu mendobrak pasar dan mematahkan teori supply dan demand, walupun harga yang ditawarkan cukup tinggi namun produk yang dihasilkan mampu menembus pasar dan sangat diterima oleh konsumen. Hal ini terbukti dengan data penjualan dimana produk telah terjual 80 % sebelum pembangunan selesai. Dalam mewujudkan ”The Peak at Sudirman” tentu saja bukan merupakan hal yang mudah, terdapat berbagai strategi manjemen yang dilakukan oleh APG baik untuk produksi, pembiayaan, pemasaran, maupun penjualan.