Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KESIAPAN UNTUK BERUBAH DALAM REFORMASI BIROKRASI DI INDONESIA Anang Pikukuh Purwoko
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 11 No 2 November (2017): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.539 KB)

Abstract

Artikel ini menelaah mengenai lambatnya penerapan Undang Undang ASN sebagai suatu usaha perubahan dalam manajemen kepegawaian serta belum berhasilnya reformasi birokrasi. Analisis tersebut dikaitkan dengan kesiapan untuk berubah dari para pelaku perubahan. Analisis dilakukan berdasarkan hasil studi literatur yang terkait dengan sikap terhadap perubahan dan aturan mengenai perubahan organisasional di lingkungan instansi pemerintahan. Hasil studi menunjukkan bahwa Pedoman Pelaksanaan Program Manajemen Perubahan sebagai panduan dalam manajemen perubahan di instansi pemerintah, belum memberikan perhatian yang cukup kepada aspek-aspek psikologis dari kesiapan untuk berubah. Hal ini mungkin membiaskan hasil pengukuran terhadap tingkat kesiapan untuk berubah dan menjadi salah satu penyebab lambatnya usaha-usaha perubahan yang dilakukan. Kata kunci: kesiapan untuk berubah, manajemen perubahan, Undang Undang ASN, reformasi birokrasi
PEGAWAI TIDAK TETAP Anang Pikukuh Purwoko
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 7 No 2 November (2013): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.6 KB)

Abstract

Artikel ini mencoba untuk mendeskripsikan dan membandingkan literatur-literatur mengenai temporary employees atau workers dengan praktek pengelolaan pegawai tidak tetap atau tenaga honorer di organisasi publik di Indonesia. Permasalahan mengenai tenaga honorer di Indonesia telah menjadi sangat kompleks dan berdampak cukup luas. Terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara literatur yang diperoleh dengan kenyataan yang berlangsung di Indonesia yang berkaitan dengan tenaga honorer, termasuk alasan dan tujuan perekrutan, proses rekrutmen dan seleksi, serta pengangkatan tenaga honorer menjadi pegawai tetap, yang menyebabkan perbedaan luasnya dampak penyimpangan yang terjadi di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara yang menjadi contoh dalam artikel ini. Kata kunci: pegawai tidak tetap, tenaga honorer, organisasi publik
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PEGAWAI MELALUI REKRUTMEN BERDASARKAN KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN INDIVIDU Anang Pikukuh Purwoko
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 6 No 2 November (2012): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.237 KB)

Abstract

Pegawai yang dibutuhkan oleh organisasi, selain mempunyai kemampuan yang diinginkan, juga memiliki karakteristik pribadi yang sesuai dengan pekerjaannya. Dengan kedua kriteria tersebut diharapkan diperoleh pegawai dengan produktivitas yang tinggi. Pengkajian ini merupakan pengkajian lanjutan yang hendak melakukan pemetaan profil berdasarkan kesesuaian antara karakteristik kepribadian individu pegawai dengan klasifikasi pekerjaannya. Hasil yang diperoleh dari pengkajian ini menunjukkan bahwa hanya ada satu rumpun jabatan yang para pegawainya memiliki karakteristik kepribadian individu yang dianggap ideal. Dua rumpun yang lain juga mempunyai karakteristik kepribadian yang dianggap ideal namun dengan urutan tingkat dominan yang berbeda, sedangkan pada enam rumpun jabatan sisanya, para pegawainya dinyatakan memiliki karakteristik kepribadian yang kurang sesuai. Validasi pengembangan item-item instrumen menunjukkan hasil bahwa setelah dilakukan uji validitas sebanyak tiga kali,dari 60 item yang diuji, 27 diantaranya dinyatakan gugur dan 33 item lainnya dinyatakan valid.8 Kata kunci: produktivitas, rekrutmen, karakteristik kepribadian
SISTEM PENGADAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG EFEKTIF Anang Pikukuh Purwoko
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 5 No 2 November (2011): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.033 KB)

Abstract

Selama ini proses pengadaan PNS masih tidak efektif (tepat sasaran), tidak efisien (dari segi biaya dan waktu), bahkan sebagian diidentifikasikan masih melakukan praktek-praktek KKN karena kurang transparan dan akuntabel. Dengan sistem pengadaan PNS yang efektif mulai dari perencanaan hingga pengangkatan menjadi PNS, akan didapat sumber daya manusia yang secara kompetensi memadai dan sesuai dengan kebutuhan organisasi serta belum ‘tertular’ oleh budaya-budaya atau kebiasan dalam organisasi yang kontra produktif. Untuk lebih memastikan efektivitas pengadaan PNS, diperlukan pembentukan Komisi Kepegawaian. Kemudian, penting juga untuk menyediakan ruang bagi publik agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam proses pengadaan. Kata Kunci: Pengadaan PNS, Efektif, Kompetensi