Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL UJI KINERJA DAN KOMPETENSI Rita Kardinasari
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 9 No 1 Juni (2015): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.199 KB)

Abstract

Aparatur Sipil Negara sebagai profesi memerlukan sistem pengakuan kompetensi sebagai implementasi akuntabilitas kinerja kepada masyarakat selaku pengguna hasil kerja Pegawai ASN. Kinerja didasari oleh kapabilitas dan kapasitas kompetensi pegawai, untuk mampu bekerja sesuai dengan standar. Diperlukan model pengakuan kompetensi yang berberbasis hasil kerja, agar pengembangan kompetesi dan pemeliharaan kompetensi pegawai sinergi dengan sasaran kinerja yang bermuara kepada pencapaian sasaran kinerja organisasi dan kepada pengakuan profesi pegawai ASN sebagai aset bangsa. Kata kunci: Aparatur Sipil Negara, kompetensi, penilaian kinerja
KOMPETENSI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI JAWA BARAT Rita Kardinasari
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 6 No 2 November (2012): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.233 KB)

Abstract

Tugas utama Dinas Pendapatan Daerah adalah pengelolaan pajak yang dilakukan oleh para PNS dalam jabatan fungsional umum. Dengan demikian, kompetensi jabatan fungsional umum menjadi inti dari terselenggaranya pengelolaan pajak yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui capaian kompetensi para jafung umum terhadap standar kompetensi kerja yang melandasi tugas pokoknya. Dengan menggunakan alat pengumpul data tes tulis, uji demonstrasi, serta telusur dokumen hasil assessment psikologis, dan dianalisis dengan metoda deskriptif analitis dan deskriptif komparatif. Diperoleh hasil bahwa capaian kompetensi para pejabat fungsional umum adalah 68%. Sedangkan 32 % pegawai dinyatakan belum kompeten. Faktor potensi dan kompetensi kerja ditemukan berkontribusi pada penguasaan tugas kerja. Karena itu, penting diakukan penempatan sesuai potensi, pelatihan, serta menggunakan capaian kompetensi dalam sistem promosi dan remunerasi untuk mendorong pegawai mampu meningkatkan kompetensinya, sehingga menghasilkan kinerja pegawai yang prima dimana pada akhirnya menghasilkan pengelolaan pajak yang optimal, sebagai modal pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Kata Kunci: kompetensi, potensi, jabatan fungsional umum